SUKABUMI, JPnews - Sebanyak 22 Kelurahan ikut mendukung program Pemerintah Kota Sukabumi menuju Kota sehat, dengan mendeklarasikan open defecation free (ODF) atau bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

"Deklarasi ODF ini salah satu upaya dalam kerangka percepatan Kota Sehat. Kelurahan ODF salah satu indikatornya," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi usai menghadiri Deklarasi ODF di Balaikota Sukabumi, di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati, Senin (19/4).

Wali Kota berharap kepada 22 Kelurahan yang siap menjalankan program ODF harus mendapat dukungan pula dari semua pihak, khususnya masyarakat untuk terwujudnya kondisi ODF di wilayah. Disamping itu, juga berharap 22 Kelurahan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi Kelurahan lainnya yang belum mendeklarasikan ODF.

"Kota yang sehat merupakan salah satu dari tiga kunci utama di dalam RPJMD yakni religius, nyaman dan sejahtera. Dimana sehat masuk dalam makna Kota yang nyaman," ujar Fahmi.

Menurutnya, untuk membangun Kota sehat, masih kata Fahmi, para Camat dan Lurah butuh desain strategi yang rasional, sistematis mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan termasuk evaluasi.

Kegiatan rangkaian menuju Kota sehat tersebut ditandai dengan pembacaan deklarasi oleh 22 Lurah yang siap menjalankan program ODF di wilayahnya. Diantaranya Kelurahan Sindangsari, Baros, Benteng, Cikundul, Gunung Puyuh, Citamiang, Gedong Panjang, Karang Tengah, Karamat, Lembursitu, Cipanengah, Situmekar, Sindangpalay, Limusnunggal, Nanggeleng, Selabatu, Gunungparang, Cikole, Cisarua, Subangjaya, Cikondang dan Tipar. (yus)

Komentar

Jabar Lainnya