SUKABUMI, JPNews - BUMN Konstruksi PT Amarta Karya (Persero) beberapa waktu lalu telah melakukan kontrak pekerjaan pengembangan rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Amarta Karya, Nikolas Agung mengatakan pekerjaan pembangunan Bukit Algoritma tersebut menjadi Mega Project pertama yang dilaksanakan oleh Perseroan, seperti yang ia sampaikan di beberapa kesempatan.

Oleh karena itu, menurut Niko sapaan akrabnya ini suatu kepercayaan besar untuk Amarta Karya. Ia mengaku akan memberikan segenap kemampuan terbaik Perseroan dengan penerapan Best Practice dan Best Effort, demi terlaksananya proyek ini dengan lancar.

"Terutama untuk mendukung visi misi dari mas Budiman dan untuk mendukung misi Generasi Emas Indonesia di tahun 2045 mendatang, dimana untuk menjadi negara yang kuat yang punya long term sustainability lewat Ekosistem Research and Development di kawasan yang digagas ini," kata Nikolas usai mengunjungi lokasi pembangunan Bukit Algoritma, Minggu (18/4).

Nikolas kali ini berkesempatan melakukan Site Visit Pembangunan Bukit Algoritma yang terletak di Cikidang dan Cibadak Sukabumi bersama Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko, Dani Handoko Direktur Utama PT Bintang Raya, Brisben Rasyid Corporate Secretary AMKA, Oki Fahreza - Business Development Advisor AMKA dan Tim.

Niko menjelaskan, rencananya pekerjaan mega proyek ini dimulai pada pertengahan Bulan Mei 2021 mendatang dengan nilai kontrak pengerjaan Bukit Algoritma ini senilai Rp 18 triliun.

Lanjut Niko, AMKA nantinya akan mengerjakan proyek insfrastruktur berupa jalan akses dan jalan kawasan, fasilitas transportasi modern dan antarmoda, pembangkit listrik, SPAM dan Reservoir, Landscaping dan Pematangan Lahan, Gedung Utama Kawasan, Gedung Semiconductor Science, Gedung Bio Technology Science, Gedung Nano Technology Science, Gedung Quantum Technology Science, Energy Storage Centre, Data Centre dan Gedung Research and Development BUMDES Centre.

"Akses tol terdekat menuju Bukit Algoritma dari pintu tol Cibadak yang diperkirakan akan selesai di Agustus. Kita akan inisiasi jalan akses, jalan kawasan, kemudian nanti ada penerangan, landscaping, nanti kawasan ini perlu pengelolaan air bersih dan air kotor, prmbangkit listrik, serta akan ada gedung-gedung Technology Centre Futuristic yang mengimplementasikan visi misi mas Budiman, kesemuanya akan mengadopsi struktur tahan gempa sebagai antisipasi," tutur Niko.

Ditempat yang sama, Oki Fahreza - Business Development Advisor AMKA mengatakan proyek pembangunan bukit Algoritma ini menjadi portofolio yang baik bagi AMKA kedepannya. 

"Saya berharap, ini merupakan awal yang baik untuk kemajuan AMKA dengan mengerjakan Mega Project ini dapat meningkatkan kinerja AMKA kedepan," ujar Oki. (rls)

Komentar

Jabar Lainnya