SUKABUMI, JPNews - Masih belum berakhirnya wabah virus Corona, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi memastikan untuk program tahunan mudik gratis yang biasa digelar bekerjasama dengan Dishub Provinsi Jawa Barat tidak akan di laksanakan kembali seperti tahun lalu.

Kepastian tersebut juga mengacu terhadap larangan dari pemerintah yang resmi melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan mudik selama bulan Ramadhan atau Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah.

"Walau secara resmi kita belum menerima surat imbauan dari Dishub Provinsi untuk larangan mudik tersebut, namun di media sosial sudah ramai dan bisa jadi pedoman memastikan program mudik gratis tidak akan dilaksanakan kembali," kata Kadishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman saat dikonformasi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (14/4).

Menurutnya, berbeda ditahun sebelumnya, masyarakat sudah ada yang melakukan pendaftaran program mudik gratis, dan Dishub memberikan pengumuman program tersebut tidak bisa dilaksanakan, dengan banyaknya informasi di media tentang larangan mudik 2021, tahun ini tidak ada masyarakat yang datang ke kantornya untuk daftar mudik gratis.

"Mungkin masyarakat sudah mengetahui tentang adanya larangan mudik kembali seperti tahun lalu, makanya tidak ada yang daftar atau menanyakan tentang program mudik gratis," terangnya.

Sebelum adanya wabah virus Corona, Dishub Kota dan Provinsi Jabar dengan program tahunan mudik gratis menyediakan kurang lebih 17 armada bus, dengan tujuan rute ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, program tersebut sangat disambut baik oleh masyarakat Kota Sukabumi yang pulang kampung secara gratis.

Karena pandemi Covid-19 belum berakhir, pemerintah mengambil keputusan untuk larangan mudik yang tertuang dalam surat edaran kepala Satgas Penanganan Covid-19, nomor 13 tahun 2021, tentang peniadaan mudik pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah selama 6-17 Mei 2021.

"Pada pertengahan Ramadhan nanti akan mengadakan forum lalulintas membahas tentang larangan mudik, dan melakukan penyekatan di beberapa lokasi," tandasnya. (yus)

Komentar

Jabar Lainnya