SUKABUMI, JPNews - Peredaran obat-obatan berbahaya seakan tak pernah habisnya, Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota kembali berhasil menciduk seorang pria berinisial Y (21) yang diduga merupakan pengedar obat berbahaya.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma’ruf Murdianto menuturkan, dari tangan Y petugas mengamankan barang bukti, ratusan butir obat-obatan berbahaya tanpa izin edar, antara lain, 417 butir obat jenis Tramadol HCI, 22 butir obat jenis Hexymer, 1 unit telepon seluler, sebuah tas selempang dan uang hasil penjualan obat sebesar 70 Ribu rupiah.

"Pelaku diamankan di depan warung milik warga di Jalan Puncak Kalong Desa, Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/4) malam," kata Ma'ruf, Selasa (6/4).

Menurutnya, penangkapan terhadap Y dilakukan setelah sebelumnya unit Patroli Polsek Baros Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan A atas kepemilikan 1 butir obat jenis Tramadol di depan Terminal Baros, Jalan Lingkar Selatan Baros Kota Sukabumi, Minggu (4/4) malam.

"Setelah lakukan pemeriksaan terhadap A, akhirnya Polisi mengembangkan kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya tersebut dan berhasil menangkap Y berikut barang bukti ratusan butir obat berbahaya tanpa izin edar di Sagaranten Kabupaten Sukabumi pada Senin (5/4) malam," terangnya.

Ma’ruf menegaskan, bahwa dirinya beserta jajarannya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut untuk memutus dan mencegah peredaran obat-obatan berbahaya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Sesuai dengan atensi pimpinan, kami akan terus konsisten melakukan pengembangan tindakan tegas terhadap kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya tanpa izin edar ini, sehingga bisa memutus dan mencegah peredarannya di wilayah,” tegas Ma’ruf.

Hingga saat ini, Y masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota. Y pun terancam Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2), Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. (hms/drw)

Komentar

Jabar Lainnya