SUKABUMI, JPNews - Usai dua pekan berjalan, kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nyomplong Sukabumi, kondisinya berangsur membaik.

Kalapas Kelas IIB Nyomplong Sukabumi Christo Victor Nixon Toar, membenarkan perihal kondisi WBP lapas yang terkonfirmasi positif Covid-19, serta WBP yang sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, kini sudah berangsur pulih, dan sudah kembali menjalani isolasi mandiri di dalam lapas.

"Alhamduililah, hingga saat ini, Sabtu (2/4), semua warga binaan yang sebelumnya mendapatkan perawatan sudah kembali ke lapas. Serta sebanyak 23 orang WBP saat ini sedang menunggu surat keterangan non-reaktif, yang sedang di proses oleh puskesmas Pabuaran, Kota Sukabumi," ungkap Christo kepada JPNews, Sabtu (2/4).

Menurutnya, berdasarkan data yang diterimanya hingga saat ini, kondisi fisik WBP yang sedang menjalani masa isolasi mandiri di dalam Lapas Nyomplong, seluruhnya menunjukkan perkembangan yang bagus.

"Semoga, dalam waktu dekat ini, seluruh WBP yang sebelumnya positif Covid-19 itu, bisa segera pulih," harapnya.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 48 WBP Lapas Nyomplong, serta 5 petugas, dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil uji swab yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan Kota Sukabumi kepada seluruh WBP dan staff Lapas Nyomplong.

Berdasarkan hasil uji swab yang dilakukan, diketahui, sebanyak 46 WBP serta 1 petugas lapas, dinyatakan positif Covid-19. Berselang beberapa hari kemudian, terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di lingkungan Lapas Nyomplong. Sebanyak 4 petugas lapas, serta 2 WBP, dinyatakan positif Covid-19. (Wan)

Komentar

Jabar Lainnya