SUKABUMI, JPNews - Kalapas kelas IIB Nyomplong, Kota Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar menjelaskan temuan baru kasus positif Covid-19 bertambah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Nyomplong, Kota Sukabumi hingga hari Sabtu (27/3).

"Hingga saat ini, ada penambahan sebanyak 4 orang petugas lapas, jadi total ada 53 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan Lapas Nyomplong, dan semuanya termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG)," beber Christo, saat dikonfirmasi JPNews melalui pesan singkat, Sabtu (27/3) siang.

Baca juga: Kalapas Nyomplong Akui Ada 47 WBP Positif Covid-19

Lanjutnya, tambahan itu membuat total kasus positif Covid-19 di Lapas Nyomplong mencapai 53 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 orang petugas lapas dan 48 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Sementara WBP yang sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit (RS) Syamsudin SH (Bunut) Kota Sukabumi, saat ini kondisinya sudah berangsur membaik.

"Kemarin malam, 2 WBP sudah kembali ke lapas untuk melanjutkan isolasi mandiri. Sedangkan 3 WBP lainnya, masih menjalani observasi serta penanganan medis lanjutan di RS Bunut. Semoga dalam beberapa waktu kedepan, kondisinya makin membaik," jelasnya.

Menurutnya, hingga saat ini, Lapas Nyomplong masih melakukan koordinasi secara intens untuk melakukan penanganan terhadap kasus Covid-19 yang saat ini masih terjadi didalam lingkungan Lapas Nyomplong.

"Kami dari pihak lapas, masih terus berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, terkait maslah ini. Untuk petugas, setelah di PCR di minggu kemarin, 5 orang petugas yang positif Covid-19, saat ini juga sudah melakukan Work From Home (WFH)," ungkapnya. (wan)

Komentar

Jabar Lainnya