Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar saat memberikan keterangan pers terkait WBP terkonfirmasi Positif Covid-19. Foto: Sofwan Zulfikar/JPNews

SUKABUMI, JPNews - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar angkat bicara terkait adanya kluster baru Covid-19 di lingkungan Lapas.

Christo mengatakan, hingga saat ini kondisi seluruh Warga Binaan Permasyarakat (WBP) yang terkonfirmasi positif Covid-19, sudah dilakukan isolasi mandiri (isoman).

Baca juga: Juru Bicara Satgas Covid-19 Akui ada WBP yang Positif Hasil Uji Swab PCR

"Proses isoman dilakukan tetap masih di dalam lingkungan Lapas Nyomplong," beber Christo kepada awak media saat konferensi pers di halaman Lapas Nyomplong, Jumat (19/3) sore.

"Saat ini WBP yang memang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, mereka sudah kita tempatkan pada ruangan isolasi. Kami sudah menyediakan 4 kamar isolasi," ungkapnya menambahkan.

Menurutnya, hingga saat ini pihak lapas juga terus melakukan koordinasi kepada satgas Covid-19 Kota Sukabumi terkait upaya penanganan WBP yang saat ini melakukan isoman.

Baca juga: Beri Informasi Sore Nanti, Keterangan Kalapas Nyomplong Terkait WBP Positif Covid-19

"Kami juga masih terus melakukan koordinasi, baik dengan satgas Covid-19, maupun Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk penanganan WBP,"  jelasnya.

Sebelumnya, telah diberitakan adanya 47 temuan baru kasus Covid-19 di Lapas Nyomplong. Diketahui, pihak lapas juga telah melakukan Swab kepada seluruh WBP dan petugas Lapas Nyomplong.

"Awal mula kami melakukan uji swab kepada 200 WBP pada Senin (15/3), lalu diketahui ada 22 orang WBP yang positif Covid-19. Selanjutnya, pada Rabu (17/3), kami melakukan uji Swab kembali kepada 279 WBP, hingga diketahui terdapat 25 WBP yang positif," pungkasnya. (Wan)

Komentar

Jabar Lainnya