SUKABUMI, JPNews - Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana membenarkan terkait adanya kluster baru Covid-19 di Kota Sukabumi.

Saat diwawancarai awak media, Jumat (19/3) siang, Wahyu mengatakan kluster baru penyebaran Covid-19 di Kota Sukabumi terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nyomplong.

Baca juga: Beri Informasi Sore Nanti, Keterangan Kalapas Nyomplong Terkait WBP Positif Covid-19

"Ya, ini kluster baru di lapas, hingga saat ini kita masih terus melakukan pemantauan terhadap 47 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19," ucapnya.

Wahyu menjelaskan, awal mula satgas penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi menerima laporan dari Lapas Nyomplong terkait adanya wbp yang reaktif berdasarkan rapid test antigen. Kemudian setelah menerima laporan tersebut, Satgas Covid-19 mengambil langkah untuk melakukan uji Swab PCR kepada WBP yang dinyatakan reaktif sebelumnya.

"Kita menerima laporan sekitar seminggu yang lalu, setelah kita lakukan Swab kepada WBP yang reaktif, ternyata 5 WBP positif," urainya.

Wahyu menambahkan, disamping itu, satgas Covid-19 Kota Sukabumi telah melakukan uji Swab PCR kepada seluruh WBP.

"Berdasarkan hasil Swab terakhir, semalam itu data finalnya kita dapati 47 WBP positif," ungkapnya.

Hingga saat ini, PMI Kota Sukabumi juga telah melakukan sterilisasi lapas Nyomplong, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Lapas Nyomplong. (Wan)

Komentar

Jabar Lainnya