SUKABUMI, JPNews - Sebanyak 1.071 serdik (peserta didik) mengikuti pendidikan di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Jawa Barat, Angkatan ke 50 TA 2021 Resimen Wira Satya Adhi Pradana, Polda Papua tahun ini tercatat paling banyak mengirimkan 397 serdik untuk mengikuti pendidikan.

"Hal tersebut dilakukan karena kebutuhan disana (papua) lebih banyak," kata Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen. Pol.Rycko Amelza Dahniel kepada awak media saat usai acara pembukaan Pendidikan Perwira Polri di Setukpa Polri Kota Sukabumi, Kamis (18/3).

Rycko mengakui, memang jika berbicara tentang kebutuhan jumlah polisi disuatu negara, termasuk Republik Indonesia, itu masih belum mencukupi. Namun demikian, kita akan mencapai titik minimal esensi yang dibutuhkan suatu negara.

"Tahun ini, kami memiliki 2,015 peserta didik dari sabang sampai merauke, yang nantinya akan mengikuti pendidikan selama 6 bulan kedepan," ungkapnya.

Lanjutnya, dari jumlah 2,015, peserta didik di Setukpa Lemdiklat Polri hanya 1.017 serdik, sisanya ditempatkan di Pusdik Reserse sebanyak 328, Pusdik Binmas 207, Pusdik Brimob 214, Pusdik Min 57 dan Pusdik Intelkam sebanyak 192. Kegiatan pendidikan serdik akan mendapatkan pendidikan kompetensi dan juga pembangunan karakter, serta keterampilan dalam menghadapi perkembangan zaman modern saat ini.

"Sesuai dengan tugas Polisi yakni melindungi masyarakat memberikan pengayoman dan pelayanan. Para Serdik akan mendapatkan pendidikan selama 6 bulan kedepan. Mereka akan dibekali kompetensi kecerdasan, pembangunan, karakter, keterampilan dan Kesehatan. Semoga pendidikan berjalan lancar," ujarnya.

"Untuk materi pembelajaran kali ini, justru ditambah dengan 4 modul pelajaran baru, tentang sejarah indonesia, sejarah Polri, wawasan kebangsaan dalam membangun karakter kebhinekaan, pendidikan modul Polisi dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 menuju pada masyarakat 5.0. Semua diatur juga oleh Pak Setukpa Lemdikpol untuk komposisi pembelajaran, berapa banyak pendidikan tatap muka dan secara online," urainya menambahkan.

Saat dikonfirmasi terkait komposisi Perwira dan Bintara Polri saat ini, Rycko menyebut, komposisi Perwira dan Bintara sampai saat ini masih belum ideal, komposisinya masih di angka 70 banding 30, walaupun struktur komposisinya sudah betul.

"Kedepan pasti akan kita tambah lagi, karena kita ingin lebih banyak pelaksana di lapangan," pungkasnya. (wan/yus/drw)

Komentar

Jabar Lainnya