SUKABUMI, JPNews - Usulan Pemerintah Kota Sukabumi melakukan perubahan Peraturan Daerah (Perda) No.17 Tahun 2011 tentang pengelolaan sampah dan Raperda Inovasi Daerah mendapat sambutan positif dari DPRD Kota Sukabumi.

"Bahkan pandangan umum seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi terhadap dua raperda secara substansi memiliki persamaan, sehingga dijawab secara global tidak per fraksi,” beber Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada awak media, Selasa (9/3).

Lanjutnya, persetujuan fraksi disampaikan pada paripurna yang diselenggarakan pada Senin (8/3) kemarin.

“Semua fraksi di DPRD Kota Sukabumi menyetujui perubahan Perda No.17 Tahun 2011. Terima kasih atas dukungan dari semua fraksi DPRD Kota Sukabumi  menindaklanjuti pembahasan dua raperda tersebut," ucap Fahmi.

Menurutnya, Pemkot Sukabumi akan mensosialisasikan perubahan Perda melalui media massa maupun media sosial.

”Akan diumumkan di media sosial, cetak dan elektronik,” ungkapnya.

Fahmi menambahkan, Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk pengelolaan sampah semaksimal mungkin. Optimalisasi dilakukan baik dari rumah tangga maupun tempat pembuangan sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS 3R) dan Bank Sampah Sukabumi (Bank Sammi).

“Adanya bank sampah untuk membantu pengelolaan sampah sekaligus menambah penghasilan dari pemilahan sampah,” terangnya.

Fahmi menyampaikan, dukungan yang sama juga disampaikan fraksi untuk pembahasan Raperda Inovasi Daerah. Inovasi untuk pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan perubahan ekonomi. “Hal ini juga meningkatkan daya saing daerah,” tandas Fahmi.

Diketahui, Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman. Dengan Agenda jawaban Wali Kota Sukabumi tentang pandangan umum terhadap dua raperda tersebut. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya