TOP 0 Ekonomi



SUKABUMI, JPNews - Pendapatan pajak daerah dari sektor PBB-P2 dan BPHTB di wilayah Kota Sukabumi, masih menjadi andalan Pemerintah Daerah, walau di saat kondisi pandemi Covid-19, namun masyarakatnya patuh, sadar dan taat dalam perpajakan, khususnya pada pajak PBB-P2 dan BPHTB.

Hal itu terbukti dengan pendapatan pajak pada 2020 untuk PBB-P2 mencapai Rp8.981.386.584,00 dari jumlah Wajib Pajak (WP) sebanyak 98.310.

Pencapaian tersebut melebihi dari target yang telah di tetapkan. Begitu pula dengan pendapatan BPHTB mencapai Rp16,2 Miliar.

"Alhamdulillah kepedulian masyarakat terhadap patuh membayar pajak baik PBB maupun BPHTB masih tinggi, bahkan pencapaiannya melampaui target yang di tetapkan," kata Kepala UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) PPD (Pengelola Pendapatan Daerah), Andri Suryandi, di dampingi Kasubag UPTD, Iwan Hartawan, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/3).

Menurutnya, untuk mempertahankan pencapaian target kepada para WP, pihaknya memiliki berbagai strategi untuk upaya mengoptimalkan pendapatan pajak daerah, khususnya PBB dan BPHTB.

"Mulai dari strategi penguatan mekanisme pemungutan dan perubahan pendekatan pemungutan," terangnya.

Lanjutnya, setiap proses pemungutan, mulai dari pendataan, pendaftaran, pembayaran, pengawasan dan penagihan bersinergi dengan stakeholder. "Hal ini kita lakukan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat. Kita juga menambah fasilitas-fasilitas pelayanan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, strategi perubahan pendekatan pemungutan lebih kepada peningkatan teknologi dan informasi dalam pengelolaan PBB maupun BPHTB, yang berkerja sama dengan BPN dan Bank Bjb.

"Pembayaran PBB maupun BPHTB di permudah, bisa melalui Bank Bjb secara online maupun offline, bisa juga di Indomart, kantor pos dan beberapa Koperasi PPOB," urainya.

Ia menambahkan, pencapaian pajak PBB-P2 pada 2020 yang terbaik diraih Kecamatan Warudoyong, kedua Kecamatan Cikole, lalu Citamiang, Baros, Gunung Puyuh, Cibeureum dan peringkat ketujuh Kecamatan Lembursitu. Sedangkan tingkat Kelurahan terbaik jatuh pada Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole.

"Realisasi pendapatan pajak PBB-P2 lebih tinggi, Insya Allah setiap tahun kita memberikan reward kepada Kecamatan, Kelurahan dan kader (pengelola) pajak PBB-P2 di momen HUT Kota Sukabumi," ujar Andri.

Saat ini, UPTD PPD sedang fokus pada pencetakan masal SPPT PBB-P2 yang kemungkinan akan selesai di pertengahan bulan Maret untuk segera di distribusikan kepada masyarakat, namun masyarakat atau WP juga bisa melakukan pembayaran pajaknya dengan menunjukan NOP (Nomor Obyek Pajak). "Kami juga ada program jemput bola ke wilayah, mengunjungi masyarakat yang memang jauh dari lokasi pembayaran pajak, tentunya kami bersama bank Bjb," pungkasnya. (yus)

Komentar

Ekonomi Lainnya