SUKABUMI, JPNews - Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi telah melakukan pembahasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) pada triwulan kesatu bersama jajaran DPRD Kota Sukabumi. Dua raperda tersebut mengenai perubahan pengelolaan sampah, dan raperda tentang inovasi daerah.

"Sebelumnya kami sudah melayangkan draft kedua raperda untuk kemudian dibahas bersama bapemperda," kata Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum, Tri Sari Setiati, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/3).

Menurutnya, hasil pembahasan Bapemperda dengan bagian hukum, mengenai dasar hukum perlu tidaknya Perda itu dibahas. Hasilnya raperda yang di ajukan dari Wali Kota telah dibahas dengan bapemperda dan bagian hukum, saat ini sudah ada undangan Rapat Paripurna dari DPRD Kota Sukabumi untuk melaksanakan penjelasan dari Wali Kota Sukabumi. "Tahapan kedua raperda sudah naik kontinu, untuk pembahasan lebih lanjut," terangnya.

Lanjutnya, untuk raperda perubahan pengelolaan sampah, Tri menerangkan salah satu perubahannya terkait penambahan jenis sampah, ada sampah spesifik dan sampah B3. "Raperda pengelolaan sampah lebih kepada penambahan jenis sampah, dan pengetatan jadwal buang sampah yang telah ditentukan dalam Perda sebelumnya, pukul (18.00-06.00 WIB)," jelasnya.

Ia menambahkan, memang masalah waktu buang sampah, hasil evaluasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masih banyak ditemukan masyarakat membuang sampah di luar waktu yang telah ditentukan, bisa saja itu dilakukan oleh masyarakat luar Kota yang tidak mengetahui tentang Perda. Atau mereka yang berada di perbatasan membuang sampah di Kota pada waktu yang dilarang, atau tidak sesuai dengan jam kerja.

Sedangkan raperda inovasi daerah, sedikit Tri menjelaskan leading sektor raperda ini ada di Bappeda, didalamnya mengatur mengenai, siapa saja pihak-pihak yang boleh mengajukan inovasi daerah, termasuk persyaratannya. "Mekanismenya diatur dalam Peraturan Wali Kota. Di dalam Perda ini akan dibuat tim Independen yang akan menilai seperti apa dan bagaimana layak untuk diajukan untuk inovasi daerah," tandasnya.(yus)

Komentar

Jabar Lainnya