SUKABUMI, JPNews - Sebanyak 6 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil diungkap Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota selama pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2021.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, dari hasil ungkap 6 kasus, petugas menyita barang bukti 6 unit kendaraan bermotor roda dua hasil pengungkapan selama 10 hari.

"Operasi Jaran Lodaya yang dilakukan mulai 22 Febuari hingga 3 Maret 2021 ini, telah berhasil mengungkap 6 kasus curanmor. Ada 8 orang pelaku dengan 6 buah LP (laporan Polisi). 5 LP pada tahun 2021, 1 LP pada tahun 2020, dan TKP nya ada di 5 lokasi berbeda," beber Sumarni saat konferensi pers di Makopolres Sukabumi Kota, Rabu (3/3).

Menurutnya, 8 orang terduga pelaku diamankan merupakan hasil dari pengembangan penyelidikan dari enam berkas laporan polisi dan TKP nya ada di 5 lokasi, di Lembursitu, Cisaat, Sukaraja, Sukalarang, dan Cikundul.

"Delapan tersangka yang diamankan. Masing-masing berinisial NO (32 tahun), CK (25 tahun), JY (25 tahun), TR (33 tahun), UO (41 tahun), RR (27 tahun), MIP (29 tahun), dan YK (41 tahun)," terangnya.

Sumarni menambahkan, modus operandi yang dilakukan pelaku adalah dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T berikut mata kunci hingga motor menyala lalu dibawa kabur. Dari kedelapan pelaku yang diamankan, ada beberapa pelaku yang sudah melakukan aksi kejahatan serupa lebih dari satu kali.

"NO (32) yang telah melakukan kejahatannya sebanyak empat kali kemudian CK (25), JY (25) yang telah melakukan kejahatannya sebanyak enam kali. Kemudian TR yang juga merupakan target operasi kami pada Operasi Jaran Lodaya 2021 ini, dimana TR sudah melakukan kejahatannya sebanyak enam kali, dan juga merupakan pelaku antar kota, sehingga dia dijadikan target operasi," urainya.

Hingga saat ini, kasus masih ditangani pihak Polres Sukabumi Kota untuk diproses lebih lanjut. masing-masing pelaku akan dijerat pasal sesuai dengan tindak kejahatannya.

"1 orang terduga pelaku dikenakan pasal 481 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, 7 pelaku lainnya dikenakan pasal 363 KUHP yaitu pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara," tegasnya.

"Selain keenam sepeda motor, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya handphone, sembilan mata kunci yang terbuat dari besi diruncingkan, kunci letter T dan sebuah alat pemukul dari besi," tandasnya menambahkan. (wan/drw)

Komentar

Jabar Lainnya