SUKABUMI, JPNews – Hari ini Rabu (3/3) tepat 1 tahun yang lalu, Pemerintah Indonesia mengumumkan kasus pertama virus Corona ditemukan di Indonesia yang diumumkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo temuan kasus infeksi virus corona pertama di Indonesia pada Senin 2 Maret 2020.

Semenjak kasus terkonfirmasi tersebut, laju penyebaran penyakit yang pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, China, itu terus melambung.

Baca juga: 50 Awak Media Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Di momen ini Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyampaikan tiga hal terkait evaluasi jalannya pandemi selama satu tahun ini di Kota Sukabumi.

"Pertama yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan, saat ini khusus layanan kesehatan berhubungan dengan jumlah atau kapasitas ruang isolasi, belum maksimal dan kita akan memaksimalkan yaitu 30% sebagaimana arahan pemerintah pusat untuk ruang isolasinya," beber Fahmi disela-sela peninjauan vaksinasi di halaman Balaikota Sukabumi, Rabu (3/3).

Lanjutnya, kedua kita harus kembali menguatkan mentalitas teman-teman tenaga kesehatan. Satu tahun ini cukup berat bagi tenaga kesehatan untuk tetap mereka tegar, kuat.

"Jadi memasuki tahun kedua ini kita akan melakukan penguatan mentalitas, semangat, spirit untuk teman-teman tenaga kesehatan," ucap Fahmi.

Menurutnya, yang ketiga kita juga akan evaluasi terkait recovery ekonomi. Ternyata ini juga masih menjadi kendala yang cukup besar.

"Recovery ekonomi ini harapan kita, di 2021 ini langkah yang kita lakukan di akhir 2020 kemarin mampu untuk menyehatkan, menguatkan teman-teman UMKM," ungkapnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya