KABUPATEN BEKASI, JPNews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi helat sosialisasi pemilihan kepala desa (Pilkades) 2021 di Hotel Grand Cikarang, Jababeka, Cikarang Utara.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini turut di hadiri TNI,Polri, Bimaspol, Babinsa, Kejari, BPD, dan 9 panitia Pilkades dari 7 Kecamatan yang mengikuti Pilkades 2021 dan menerapkan Prokes Covid-19.

Sekretaris DPMD Kabupaten Bekasi, Dede Suryawan MM menjelaskan, bahwa Pemerintah Daerah dalam melaksanakan tahapan Pilkades perlu menegakan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Hal tersebut di lakukan guna mencegah penularan atau penyebaran Covid-19 yang membahayakan masyarakat.

"Prokes Covid-19 ini sesuai kebutuhan yang di tetapkan dalam keputusan Bupati/Walikota," kata Dede kepada JPNews usai membuka acara Sosialisasi Pilkades 2021, Selasa (2/3).

Ia menjelaskan, Pilkades di masa pandemi Covid-19 ini, semua di wajibkan menegakan Prokes, seperti pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker, menyediakan tempat sampah tutup di tiap-tiap TPS, tidak melakukan jabat tangan, menyediakan tempat cuci tangan.

Selanjutnya, pada kegiatan pendaftaran, pengambilan nomor urut kampanye, calon kepala desa (Calkades) dilarang melakukan segala bentuk kegiatan yang menciptakan kerumunan dan sulit menjaga jarak. Seperti kampanye, Iring-iringan, konvoi dan mengundang massa pendukung baik di dalam maupun di luar ruangan.

"Dalam hal kampanye, dilarang melaksanakan kegiatan bazar, konser, pertunjukan seni, budaya, pawai kendaraan bermotor serta kegiatan lomba dan olahraga bersama," ujar dia.

Disamping itu, dia juga mengimbau untuk pelaksanaan kampanye di utamakan menggunakan media cetak, media elektronik atau media sosial (medsos).

"Saya berharap mudah-mudahan Pilkades 2021 ini, berjalan dengan sukses, aman, tidak ada kendala apapun seperti Pilkades 2020 yang mendapatkan apresiasi dari Kemendagri dan Pemkab Bekasi," tandasnya.(Adv)

Komentar

Politik Lainnya