SUKABUMI, JPNews - Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap 12 kasus narkoba dengan 14 orang tersangka selama kurun waktu satu bulan, mulai dari 24 Januari sampai 28 Februari 2021. Dan sejumlah barang bukti turut berhasil diamankan di Mapolres Sukabumi Kota.

"Jadi dalam kurun waktu satu bulan ini berhasil mengungkap 12 kasus tindak pidana peredaran narkoba, TKP nya ada sembilan tempat, diantaranya, Kecamatan Baros, Gunungpuyuh, Citamiang, Sukabumi, Warudoyong, Lembursitu, Kebonpedes, Caringin, dan Kadudampit," beber Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (2/3).

Ia menjelaskan, selama periode pengungkapan sepanjang bulan Febuari kemarin, barang bukti yang berhasil diamankan didominasi oleh obat-obatan terlarang. "Lebih banyak obat-obatan berbahaya," ungkapnya.

Lanjutnya, dari 12 kasus, dengan jumlah tersangka 14 orang. Adapun 13 orang terduga pelaku yang saat ini diamankan di rumah tahanan Polres Sukabumi Kota, dan 1 orang di Lapas Nyomplong.

"Nah, satu kasus merupakan hasil dari penyerahan dari Lapas Nyomplong," imbuhnya.

"Jadi pihak Lapas memeriksa makanan yang diantarkan kepada warga binaannya, kemudian diperiksa ternyata ada membawa narkoba jenis sabu-sabu dan kasus tersebut langsung diserahkan kepada pihak kami," tambahnya menegaskan.

Menurutnya, barang bukti yang berhasil diamankan sabu dengan berat total 49,36 gram, Ganja 125,4 gram, sikotropika terdiri dari 90 butir Alprazolam, 45 butir Dumolid, kemudian obat-obat berbahaya Hexymer 1.864 butir, Tramadol 1.484 butir.

"Kemudian ada 12 handphone yang turut diamankan, 3 unit kendaraan bermotor roda dua, 3 unit timbangan digital, satu buah atm, dan uang hasil penjualan sebesar Rp60 Ribu," urainya.

Sumarni menambahkan, kisaran usia para tersangka 17 hingga 30 tahun. Adapun modus operandi para pelaku, ada sistem transfer, kemudian bertemu langsung, ada juga sistem tempel dengan arahan-arahan tertentu dari pengedarnya.

"Para tersangka dikenakan Pasal 111 ayat (1), pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal 114 ayat (1), ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 196,197 ayat (2) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 hingga 20 tahun penjara," pungkasnya. (wan/drw)

Komentar

Jabar Lainnya