Ilustrasi. Foto: Istimewa

JAKARTA, JPNews - Tenaga kesehatan yang menerima vaksin Covid-19 pada Kamis (11/2) bertambah sebanyak 47.640 orang sehingga total menjadi 1.017.186 orang tenaga kesehatan.

 Dilansir dari laman Antara, dari 1.017.186 orang yang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 terdapat 345.605 orang yang sudah menjalani proses penyuntikan dosis kedua, atau bertambah 66.354 orang dari Rabu (10/2), menurut data yang diterima dari Satgas Penanganan Covid-19 di Jakarta pada Kamis (11/2) sore.

Sasaran vaksinasi bagi sumber daya manusia kesehatan (SDMK) saat ini berada di angka 1.468.764 orang.

Pemerintah sendiri menargetkan akan memberikan vaksin Covid-19 terhadap 181.554.464 orang atau 70 persen dari total penduduk Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity dari penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.

Dalam pelaksanaannya vaksinasi dilakukan dalam beberapa tahap dengan proses paling awal dilakukan terhadap tenaga kesehatan, yang kemudian akan disusul petugas layanan publik.

Setiap orang yang menjalani vaksinasi Covid-19 harus menerima dua kali dosis vaksin atau dengan kata lain Indonesia membutuhkan 362 juta dosis vaksin COVID-19 untuk 181 juta masyarakatnya.

Untuk mempercepat proses vaksinasi, Kementerian Kesehatan telah menggandeng TNI dan Polri untuk melakukan vaksinasi dan penelusuran kasus (tracing).

Dalam kunjungan ke Polda Metro Jaya Kamis (11/2), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan diperkirakan dibutuhkan 30 tracer atau pelacak untuk setiap 100.000 penduduk dan harus tersebar di seluruh desa di Indonesia.

Kepolisian RI juga telah menyiapkan tenaga kesehatan dari unsur Polri yang ditugaskan sebagai vaksinator dan tracer COVID-19.

Terdapat 13.500 personel tenaga kesehatan yang sejauh ini 900 orang di antaranya dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Kementerian Kesehatan. Sisa 12.600 personel akan diberikan pelatihan serupa.

Kepolisian juga telah menyiapkan 40.336 personel Bhabinkatibmas di seluruh daerah untuk menjadi tracer.

 

Sumber: Antara

Komentar

Nasional Lainnya