SUKABUMI, JPNews - Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat telah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap 2.059 tenaga kesehatan (nakes) dan penunjang tahap pertama.

"Jumlah hasil Selasa (9/2) tercatat ada 2.059 yang menerima vaksin, dari 2.159 yang datang ke Faskes dan mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin dari jumlah keseluruhan 4020 yang akan menerima vaksin," papar Kepala Bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dr. Lulis Delawati saat dikonfirmasi, Rabu (10/2).

Lanjutnya, dari 2.159 nakes yang sudah mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin dosis pertama, pihaknya mencatat ada 100 nakes dan penunjang yang ditunda dan tidak diberikan dengan alasan karena masuk kriteria eksklusi.

"Seperti ibu hamil, ibu menyusui, penyintas dan ada juga punya komorbid, atau pada saat skrining tekanan darahnya naik. Lalu ada sakit ke arah ISPA 7 hari sebelum hari H seperti demam, batuk pilek," terangnya.

Menurutnya, jumlah vaksin sinovac yang telah diterima Dinas Kesehatan Kota Sukabumi tahap pertama sebanyak 3.000 vial dengan prioritas para nakes dan penunjang penunjang yang ada masih kurang.

"Masih kurang, nakes dan penunjang jumlahnya 4020. Sedangkan jumlah vaksin yang kita terima 3.000 vial," ungkapnya.

Lulis menambahkan, untuk kekurangan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi telah mengirimkan surat ke Provinsi untuk adanya penambahan vaksin.

"Sudah kita sampaikan untuk kekurangannya, tinggal kita menunggu saja," tutupnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya