SUKABUMI, JPNews - Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Mohamad Muraz melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan mengingatkan agar selalu menjalankan pilar-pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat prinsip ini merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan berkebangsaan.

"Sebagai tugas anggota MPR RI, 4 Pilar ini harus kita lakukan sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat disamping generasi milenial yang mungkin hari-hari sekarang kurang begitu banyak memperhatikan tentang 4 Pilar. Kali ini sasarannya para ustad, jajaran pengurus MUI Kota Sukabumi dan Ikatan Persatuan Haji Kota Sukabumi," paparnya saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan para ustad, jajaran pengurus MUI Kota Sukabumi dan Ikatan Persatuan Haji Kota Sukabumi di Aula Gedung Pusat Kajian Islam, Kota Sukabumi, Minggu (7/2).

Menurut Anggota Komisi II DPR RI ini, para ustad jarang membahas secara mendalam tentang Pancasila, bagaimana kaitan Pancasila dengan agama, termasuk siapa perumus Pancasila ini, mereka harus paham bahwa perumus Pancasila itu bukan orang Nasionalis saja, bukan Pak Karno dan Bung Hatta saja, disitu juga banyak ulama dan tokoh salah satunya pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahid Hasjim dan termasuk dari Sukabumi KH Ahmad Sanusi.

Disamping itu, harapannya, para ulama juga bisa menginformasikan secara baik terhadap masyarakat dan santri-santrinya tentang Pancasila ini. Jangan sampai masyarakat mudah terprovokasi dengan isu-isu tertentu oleh oknum tertentu. Baik yang sengaja maupun tidak untuk membuat kegaduhan di masyarakat.

"Sekarang banyak hoax tentang Pancasila, seolah-olah bertentangan dengan agama dan sebagainya. Itu yang harus dipahami oleh ulama dan para santri dan kaum milenial sekarang," imbuhnya.

Mantan Wali Kota Sukabumi periode 2013-2018 ini juga mengingatkan agar selalu disiplin mematuhi 5M dalam menjalankan aktivitas sehari-hari guna menekan angka penyebaran Virus Corona.

"Mentaati anjuran pemerintah agar tetap mematuhi protokol kesehatan, menerapkan 5M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi hingga menjauhi kerumunan," pungkasnya. (drw)

 

Komentar

Jabar Lainnya