SUKABUMI, JPNews - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Kamis (14/1). Kunjungan kerja kali ini dalam rangka meminta, pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2021, dari sektor pajak. Pasalnya, PAD yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi tergolong masih kecil.

"Kami dari jajaran Komisi II meminta, agar BPKD bisa meningkatan nilai PAD dari sektor pajak daerah," ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah usai melakukan kunjunga kerjan (Kunker) ke BPKPD Kota Sukabumi. Kamis, (14/1).

Lanjutnya, jika ditahun 2020 kemarin, pendapatan pajak daerah juga ikut terdampak dengan adanya covid-19, sehingga mempengaruhi terhadap laju PAD. Meskipun begitu pihaknya berharap di tahun 2021 BPKPD, bisa meningkatan PAD. "Masih banyak potensi pajak daerah yang bisa digali, baik itu dari reklame, PBB, dan sumber lainya. Ditambah, dengan masuknya Tol Bocimi dan rampungnya pembangunan Pasar Pelita, tentu saja disitu akan banyak potensi pajak yang bisa dipungut untuk meningkatkan PAD," terangnya.

Disamping itu, Ivan meminta ditahun 2021 ini lebih menekankan ke arah infrastuktur. Hal yang sama, sudah disampaikan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) beberap waktu lalu. Walaupun, di tahun ini, anggaran yang bersumber dari bantuan keuangan (Bankeu) adanya pemangkasan.

"Seharusnya kita mendapatkan sekitar Rp105 miliar, namun terjadi recofusing anggaran, sehingga kebagian Rp82 miliar,"ujarnya.

Dalam kunker kali ini, pihaknya juga menyoroti rendahnya penyerapan anggaran yang mencapai sekitar 50 persen. Meskipun pihaknya belum mengetahui SKPD mana yang tergolong sangat rendah dalam penyerapan itu.

"Kami masih menunggu data real dari pihak BPKD, tentang nilai penyerapan anggaran tersebut, Muncul angka 50 persen itu secara lisan yang disampaikan tadi oleh pihak BPKD. Makanya kami tidak tahu SKPD yang rendah untuk menyerap anggaran yang dimaksud," bebernya.

Menurutnya, pembangunan Kota Sukabumi di tahun ini, bisa berjalan dengan lancar. Pihaknya akan terus mengawal dan mengawasi kegiatan di Kota Sukabumi, terutama dinas yang bermitra dengan komisi II.

"Kolaborasi antara legislatif dan eksekutif ini sangat penting. Untuk pembangunan di Kota Sukabumi baik itu sumber daya manusia dan kegiatan pembangunan fisik yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Sukabumi," tandasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya