SUKABUMI, JPNews - Pemkot Sukabumi menutup sejumlah fasilitas umum hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan mulai Sabtu (28/11). Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus Corona yang kembali meningkat beberapa pekan ini.

Fasilitas umum yang ditutup di antaranya, Lapang Merdeka dan Alun Alun Kota Sukabumi. Pemkot Sukabumi melalui Satpol PP pun telah memberikan imbauan kepada warga agar fasilitas-fasilitas tersebut tidak terlebih dulu dikunjungi.

"Dengan adanya peningkatan kasus Covid-19, maka pemda melakukan langkah antisipatif diantaranya pusat atau lokasi berkumpulnya publik untuk sementara dihentikan aktivitasnya,'' kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat dikonfirmasi, Jumat (27/11).

Lanjutnya, Kawasan Car Free Day (CFD) masih berjalan namun tidak dilaksanakan kegiatan senam bersama dan warga agar tidak berkerumun serta dilarang melaksanakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan warga di kawasan Santa dan sekitarnya.

"Upaya ini sejalan dengan arahan dari Gubernur Jabar kepada daerah kota/kabupaten. Khususnya dalam menggerakan upaya antisipasi penyebaran Covid-19 yang harus dimaksimalkan kembali," terangnya.

Disamping itu, Fahmi menghimbau, tetap menekankan gerakan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Sejumlah langkah ini dilakukan agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

Terkait beredarnya kabar di media sosial Kota Sukabumi masuk zona merah. menanggapi kabar itu, Fahmi menyebut penetapan zonasi ditentukan pemerintah provinsi dan pusat. 

''Terkait zonasi Covid-19 berdasarkan data terakhir Kota Sukabumi masih zona Orange atau resiko sedang," tandasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya