Foto : Komisioner KPU Lamsel, usai Pleno penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lamsel.

JPNews — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamsel, melakukan peleno penetapan peserta Pilkada bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Setalan.

 

 

Diketahui pleno yang di gelar di gedung KPU setempat, itu pun untuk kedua peserta Pilkada Lamsel. Nanang Ermanto dan Pandu Kusuma Dewangsa, Juga pasangan Hipni dan Melin. Sedangkan untuk pasangan Toni Eka Candra dan Antoni Imam, Di agendakan penetapannya pada tanggal 01 Oktober 2020.

 

 

Berdasarkan hasil pleno KPU Lamsel, tentang Penetapan peserta Pilkada, Hanya satu pasangan yang ditetapkan, penetapan tersebut untuk pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto dan Pandu Kusuma Dewangsa. Rabu (23/9).

 

 

Sedangakan,  KPU Lamsel tidak menetapkan untuk pasangan (Balon) Bupati Dan Wakil Bupati, Hipni dan Melin (Himel), lantaran tidak memenuhi persyaratan. Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 1 tahun 2020 huruf F yang berbunyi :

 

 

f. tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali terhadap terpidana yang melakukan tindak pidana kealpaan atau tindak pidana politik dalam pengertian suatu perbuatan yang dinyatakan sebagai tindak pidana dalam hukum positif hanya karena pelakunya mempunyai pandangan politik yang berbeda dengan rezim yang sedang berkuasa;

f1. bagi terpidana yang tidak menjalani pidana di dalam penjara meliputi:

1. terpidana karena kealpaan; atau

2. terpidana karena alasan politik;

wajib secara jujur atau terbuka mengemukakan kepada publik;

 

Menurut Komisioner KPU Lamsel, Bidang Hukum, Mislam Mudin, tidak menetapkan pasangan Himel, dikarenakan, Ny. Melin Haryani Wijaya, pernah terbelenggu pidana hukum.

 

“ Kami KPU, tidak menetapkan Pasalon Hipni-Melin, itupun sudah memenuhi produsural yang ada, sesuai peraturan PKPU, yang dimana Ibu Melin pernah dihukum, dengan masa percobaan delapan belas bulan, saat pendaftaran sebagi calon wakil bupati  ke KPU Lamsel, pada tanggal 4 September 2020, tercatat masa hukuman 4 tahun 10 hari. Untuk itu dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” pungkasnya. (Erl)

 

 

 

 

 

Komentar

Lampung Lainnya