TOP 0 News Indepth



SUKABUMI, JPNews - Di balik kewajibannya sebagai penegak hukum, polisi pun memiliki sisi lain yang lebih humanis dan inspiratif.

Salah satunya di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Bripka Ricky Ardiansyah ternyata memiliki sisi lain yakni beternak Bebek.

Nama Ricky, sudah tidak asing lagi di telinga warga di Kampung Kutamaneuh Rt. 04/02 Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Setidaknya terdapat 1500 ekor bebek yang berhasil diternakkan. Menariknya, selain berternak, anggota polisi yang bertugas di Unit Reskrim Polsek Citamiang Resor Sukabumi Kota ini, sering berbagi ilmu dengan sejumlah warga yang ingin mengetahui cara beternak Bebek.

Berawal dari iseng dan mulai dari nol, berternak bebek digelutinya sejak 2016 lalu. Ricky menuturkan, awal beternak dirinya hanya mempunyai 100 ekor bebek yang hingga saat ini berkembang menjadi 1500 ekor bebek.

“Usaha ini saya lakukan sejak 2016 lalu, dimulai dari 100 ekor bebek yang saya pelihara di belakang rumah, di kandang seluas 50 M2 dan alhamdulillah bisa berkembang sampai saat ini menjadi 1500 ekor yang saya pelihara di kandang seluas 500 M2,” ungkapnya.

"Dari ribuan ekor bebek ini, ribuan telur bebek juga telah saya hasilkan, ada yang saya jadikan menjadi telur asin, ada juga yang dijual langsung, ada juga yang saya bagikan kepada tetangga, dan warga sekitar terlebih lagi bila ada acara-acara keagamaan, seperti pengajian atau lainnya,” tambahnya.

Menurutnya, salah satu aktifitas yang dilakukan di luar jam dinas, memberikan edukasi dan membagikan ilmu yang saya miliki tentang cara beternak bebek kepada warga yang memang ingin mempunyai usaha sendiri khususnya di bidang ternak bebek.

“Adapun edukasi yang saya berikan adalah tentang cara pemeliharaan bebek dimulai dari usia baru lahir yaitu DOD (Day Old Duck) serta cara pemberian pakan dan vitamin yang baik dan benar,” terangnya.

Lebih lanjut, Ricky mengatakan untuk menggerakkan perekonomian warga sekitar yang masih tertatih di masa pandemi Covid-19 ini. Salah satunya mengajak warga sekitar untuk mencarikan pakan alternatif untuk ternak bebeknya.

"Setiap hari, 50 hingga 80Kg keong sawah yang dibawa oleh 4 atau 5 warga sekitar untuk saya beli," ucapnya.

"Setiap hari saya lakukan, menerima bekicot atau keong sawah yang warga bawa untuk kepentingan pakan bebek, karena memang sebelumnya saya sudah ajak warga sekitar untuk membantu saya mencarikan pakan bebek alternatif," pungkasnya.

Sumber | Humas Polres Sukabumi Kota

Komentar

News Indepth Lainnya