TOP 0 Nusantara



JAKARTA, JPNews – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Fungsional Ahli Utama lingkup Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) pada Selasa, (18/08/2020) di Ruang Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri.

Dalam pelantikan kali ini, juga ikut dilantik Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri yang baru, yaitu Benni Irwan yang dipercaya mengisi kursi yang ditinggalkan Bahtiar. Sebelumnya Benni merupakan Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa.

Sepintas profile Benni Irwan yang lahir di Payakumbuh 23 Januari 1973 yang memiliki pengalaman pendidikan formal S1 Politik Pemerintahan, S2 Ilmu Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat, dan proses penyelesaian program Doktoral di bidang Kebijakan Publik.

Benni pun menuturkan siap mengemban amanah barunya yang dipercayakan kepadanya sebagai Kapuspen Kemendagri, sepeninggal pejabat lama Bahtiar yang saat menempati jabatan sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri.

"Terima kasih atas amanah baru yang dipercayakan kepada saya dari Bapak Mendagri, Insya Allah akan saya laksanakan amanah ini sebaik-baiknya dengan dukungan semua pihak baik di internal Kemendagri maupun dari eksternal, terlebih teman-teman media/pers,” ujarnya.

Sementara itu, Kapuspen terdahulu Bahtiar pun menyampaikan kata-kata perpisahan dengan menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan dari jajaran internal Kemendagri sendiri, maupun dengan rekan-rekan media/pers yang sudah terjalin baik selama ini.

"Rekan-rekan Pers yang saya hormati. Dengan ini saya mohon ijin menyampaikan bahwa hari ini Selasa 18 Agustus 2020, telah dilantik pejabat Kapuspen Kemendagri yang baru. Saya mengucapkan terimakasih atas segala bantuan, dukungan dan kerjasama selama ini (Juni 2018 s.d Agustus 2020). Saya memohon maaf kepada rekan-rekan semuanya atas segala kekurangan dan kealfaan saya dalam melayani rekan-rekan semuanya.

Sekali lagi mohon maaf", ungkapnya.

Bahtiar pun  tetap berharap dukungan semua pihak dalam tugas dan amanah yang baru sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri.

Dalam sambutan pelantikan tersebut, Mendagri mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik untuk terus melakukan introspeksi dan perbaikan dalam pelayanan, baik kepada masyarakat secara langsung maupun kepada pemerintah daerah, termasuk desa. “Oleh karena itu kita sikap melayani ini diutamakan, dan mengikis mentalitas sebagai Ambtenaar,” kata Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri meminta agar dalam memberikan pelayanan terhadap Pemerintah Daerah, para ASN di Kemendagri dan BNPP untuk tidak mempersulit hal-hal yang sebenarnya mudah. Justru, sebaliknya Mendagri berharap urusan-urusan sulit yang berkaitan dengan Pemda agar dibantu untuk dipermudah, sepanjang sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena, menurut Mendagri, hal itu akan berdampak terhadap citra Kemendagri.

“Citra Kemendagri di mata bukan hanya masyarakat, tapi di mata Pemerintahan Daerah. Mereka akan respek kepada kita kalau kita melaksanakan tugas-tugas kita dengan profesional dan baik,” tandas Mendagri.

 

Sumber: Puspen Kemendagri

Komentar

Nusantara Lainnya