SUKABUMI, JPNews - Menanggapi kunjungan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait ke Mako Polres Sukabumi Kota, Rabu (5/8).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menyatakan, pihaknya senang selaku pimpinan Polres Sukabumi Kota dengan kehadiran dari Komnas Perlindungan Anak, artinya kami tidak bekerja sendiri, selain dengan bersama Forkopimda dari Komnas Perlindungan Anak juga memberikan perhatian yang besar terkait dengan kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Ada perhatian yang besar dari Komnas PA terhadap kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi, ada yang di Kota ataupun di Kabupaten Sukabumi yang menjadi wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” kata Sumarni kepada awak media.

Lanjutnya, tadi kami bersepakat, bahwa setelah ada penelitian dari beberapa pihak yang ahli atau pakar (expert) ada potensi dari para korban-korban kejahatan dari kasus sebelumnya kita curigia kedepan akan menjadi pelaku kasus serupa.

Baca juga: Datangi Polres Sukabumi Kota, Ketua Komnas PA Sebut Sukabumi itu Darurat Kejahatan Seksual

“Karena sudah ada beberapa kasus, pelaku yang kini kita tangani ternyata pernah menjadi korban kasus kekerasan seksual dengan modus serupa,” terangnya.

Lebih lanjut, mantan penyidik KPK ini menuturkan, tadi kami sempat wawancara dengan para tersangka dan ternyata mereka juga pada waktu kebelakangnya pernah menjadi korban kasus serupa dengan modus serupa. Dia melakukan hal yang sama untuk korban-korban ini.

“Sehingga kita bersama dengan tim, nanti akan men-trace siapa korban-korban kasus kekerasan terhadap anak ini. Kekerasan seksual utamanya, kita akan trace, kita akan lakukan hiring untuk mereka hingga mereka tidak berfikiran untuk menjadi pelaku kasus serupa kekerasan terhadap anak berikutnya,” urainya.

Sumarni menambahkan, kemudian mengajak juga mereka yang melakukan kegiatan-kegiatan negatif atau bahkan tidak mempunyai kegiatan, harus kita bina berikan kesibukan kegiatan positif.

“Saya tawarkan, ayo kita berikan wadah untuk mereka, saya punya Rumah Kreatif Milenial Polres Sukabumi Kota yang memberikan pelatihan kepada anak-anak yang selama ini mempunyai kegiatan anti sosial, kegiatan negatif, kita ajak untuk hijrah melakukan kegiatan-kegiatan positif,” ucapnya.

“Termasuk ini, nanti pelaku kriminal kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak. Termasuk korban-korban yang menjadi korban di kasus kekerasan terhadap anak menanam Sorgum. Kami juga sudah bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk bertani sehingga mereka sibuk dengan kegiatan positif sehingga tidak memikirkan hal-hal negatif,” tambahnya.

Disamping itu, Sumarni mengatakan, tadi juga mereka, Komnas PA memberikan apresiasi kegiatan kita selama ini, karena kita door to door melakukan sosialisasi melalui kegiatan pengajian majelis taklim ibu-ibu, keliling pondok pasantren, untuk menyampaikan hal-hal ini jangan sampai terulang.

“Ibu-ibu harus care terhadap anak-anaknya, jangan sampai anak-anak itu dibiarkan bermain diluar tanpa tujuan tanpa hasil yang jelas tanpa dijaga oleh orang yang benar. Jadi peran ibu-ibu sangat penting di dalam keluarga menjaga anak-anaknya jangan sampai menjadi korban atau bahkan pelaku kejahatan,” ungkapnya.

Melalui Polisi RW, Bhabinkamtibmas, kami terus sosialisasi door to door ke rumah-rumah masyarakat untuk menyampaikan hal ini.

“Sehingga paling tidak kita berusaha mencegah kejadian-kejadian serupa di Sukabumi ini tidak terjadi lagi,” tandasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya