SUKABUMI, JPNews - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA)  Arist Merdeka Sirait mendatangi Mako Polres Sukabumi Kota, Rabu (5/8).

“Kedatangan ini dimaksudkan untuk berkoordinasi dengan pihak Polres Sukabumi Kota berkaitan dengan terhadap kasus kejahatan pelecehan seksual  yang terjadi di wilayah Kota Sukabumi,” beber Arist kepada awak media.

Lanjutnya, kami mendengar bahwa kerja keras dari Polres Sukabumi Kota, yang kita tahu bahwa minggu lalu kami dari Polres Sukabumi untuk memberikan juga dorongan dan motovasi karena disana juga terjadi kejahatan seksual dalam bentuk sodomi yang korbannya 35.

“Lalu kemudian kita sudah menyatakan mau tidak mau, bahwa harus diakui Sukabumi itu darurat kejahatan seksual,” tegasnya.

Menurutnya, kita mendengar lagi kasus seksual, seorang inisial T melakukan kejahatan bentuk sodomi juga dengan cara oral sex kepada anak-anak lebih dari tujuh orang yang terjadi di wilayah Sukabumi Kota. Dan penyidik kerja keras, dibongkar dan cepat dilakukan pelakunya sudah ditahan.

“Untuk konfirmasi itu, kami datang kesini untuk mendukung penyidik disini bagaimana kita memutus mata rantai kekerasan terhadap anak dalam bentuk kejahatan seksual,” terangnya.

Arist menuturkan, atas kerja keras itu kami datang kesini untuk berkordinasi dengan Ibu Kapolres disini supaya kejadian-kejadian serupa itu tidak kembali terjadi.

Lalu kita melihat dari luar, walau baru dua bulan Ibu Sumarni disini sudah melakukan langkah-langkah cepat dalam penegakan hukum dalam rangka memutus mata rantai kekerasan yang terjadi dilingkungan   Kota Sukabumi itu latar belakangnya.

“Kedepan kami sudah bersepakat untuk melakukan terapi bagi korban pelaku kejahatan seksual akan ada tenaga psikolog untuk mendampingi dan menangani darurat kejahatan seksual di Kota Sukabumi korban kekerasan seksual,” urainya.

Ia menambahkan penanganan korban kekerasan seksual akan dilakukan secara bersama-sama atau bergerak bersama. (Drw)

Komentar

Jabar Lainnya