TOP 0 Lampung

Rumah penerima BLT DD di ketok permanen pakai cat pilok berwarna merah di setiap dinding rumah oleh aparatur desa setempat.

MESUJI,  JPNews – Dari 105 Desa ditujuh kecamatan se - Kabupaten Mesuji Lampung , salah satunya Desa  Buko Poso, Kecamatan Wayserdang, Rumah penerima  bantuan tunai langsung Dana Desa (BLT DD) di ketok permanen pakai cat pilok berwarna merah di setiap dinding rumah penerima BLT DD oleh aparatur desa setempat, membuat warga tercengang dan geleng-geleng kepala.

“Apakah harus seperti itu, bantuan BLT DD ini hanya sementara , tidak selamanya warga dapat bantuan tersebut , kenapa harus di ketok permanen, kalau untuk terlihat transparansi masih banyak cara lain selain diketok.  Seperti pasang plang nama penerima BLT DD , BPNT, PKH dan bantuan lainnya dipaparkan di setiap RK / RT setempat. Bukan setiap rumah penerima harus di ketok, " ucap salah satu warga Buko Poso yang enggan disebutkan namanya  kepada JPNews, Minggu (5/7).

Sementara itu, Kepala Desa Buko Poso Sahril Anuar memaparkan, BLT Dana Desa harus betul-betul tepat sasaran, harus betul-betul orang yang layak diberi bantuan sesuai kriteria miskin dalam regulasi.

"Penerima BLT Dana Desa harus memenuhi kriteria keluarga miskin yang tidak mendapatkan bantuan PKH, BPNT, Bansos  atau Bansos lainnya, dan dirumuskan melalui musyawarah desa bersama warga kemudian ditetapkan oleh kepala desa dan BPD secara terbuka dan transparan,” urainya.

Terkait dalam pengetokan permanen terhadap rumah-rumah penerima BLT DD, Sharil Anuar mengatakan,  itu hasil musyawarah desa agar terlihat siapa saja penerima BLT biar masyarakat tahu dan tidak menimbulkan kecurigaan terhadap desa, di Desa Buko Poso ini ada 109 penerima BLT DD tahap l dan ll sudah terealisasi tinggal tahap lll, sedang nunggu proses pencairan.

“BLT Dana Desa harus menjadi solusi terakhir pemerataan bantuan agar bisa mengcover warga tidak mampu yang tidak mendapat PKH, BPNT, bansos , dan bantuan lainnya. Jangan sampai warga yang betul-betul tidak mampu malah tidak mendapatkan haknya," pungkas Sahril. (Fan)

Komentar

Lampung Lainnya