Ketua Penggerak Milenial Indonesia, Adhiya Muzaki

JAKARTA, JPNews - Di tengah masa pandemi Corona dinilai cukup banyak isu-isu berkembang. Mulai politik, ekonomi, kesehatan dan juga HAM. 

Menurut Ketua Penggerak Milenial Indonesia, Adhiya Muzaki, isu diperkirakan akan bermuara di pemerintahan pusat, khususnya Presiden beserta menteri-menterinya. 

"Yang saat ini paliang disoroti dan diberitakan ialah kebijakan-kebijakan pemerintah dalam upaya menstabilisasi negara. Mulai dari perekonomian, transportasi umum serta mengenai rasis sebagai efek dari membuminya kasus rasisme di Amerika yang menima George Floyd. Padahal dalam setiap kondisi apa pun pemerintah selalu memperiotaskan masyarakat dan bangsanya," ujar dia, Sabtu (13/6). 

Dikatakan, membuminya kasus rasisme di Amerika memberikan efek domino bagi masyarakat Indonesia. Banyak masyarakat yang coba mengangkat kasus-kasus rasisme yang terjadi di Indonesia. 

Hal itu ditunjukan kepada pemerintah sebagai upaya untuk terus menjaga keadilan di negeri ini. Adhiya Muzaki meminta kepada masyarakat dan generasi milenial khususnya untuk tidak ikut terprovokasi oleh setiap konspirasi yang dilakukan oleh oknum-oknum.  

"Masyarakat dan generasi milenial jangan terprovokasi oleh isi rasisme yang terjadi di Amerika", ujar Adhiya. 

Selain itu Adhiya juga meminta kepada generasi milenial untuk membantu fokus pemerintah dalam penanganan pandemi virus corona ini. Jangan sampai hanya karena ingin eksis malah kita memberikan beban untuk negara. 

"Generasi milenial harus bantu pemerintah dalam penanganan pandemi virus corona, jangan sampai malah kita yang membebani negara," tegas Adhiya. 

"Kami meminta kepada para tokoh nasional, tokoh papua, dan generasi milenial untuk tidak memperkeruh keadaan dengan melayangkan isu-isu rasisme di tengah pandemi ini. Lebih baik kita sama-sama bahu-membahu dengan pemerintah untuk penanganan pandemi dan memberikan hal positif kepada masyarakat.

"Bersama kita tokoh nasional, tokoh papua, dan generasi milenial bahu-membahu dalam penanganan pandemi, jangan layangkan isu-isu yang membuat kegaduhan di masyarakat. Edukasi, tolong-menolong, dan saling mengasihi adalah cara terbaik yang harus dilakukan saat ini. (Wil/JPN)

Komentar

Nusantara Lainnya