Kadiskes Pesibar, Tedi Zadmiko

KRUI, JPNews - Dari total Lima orang di Pesisir Barat (Pesibar) Lampung  yang sempat terkonfirmasi positif corona, satu diantaranya sembuh, yakni MA (18) warga Pekon Negeriratu Ngambur Kecamatan Ngambur. 

Praktis, terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten itu tinggal empat kasus.

Kepala Dinkes Pesibar, Tedi Zadmiko, saat dihubungi via ponsel, Kamis (4/6), menjelaskan bahwa tiga warga yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, satu diantaranya dinyatakan negatif Covid-19 yaitu MA (18).
Hal tersebut berdasarkan hasil swab PCR yang keluar persisnya pada, Rabu (3/6) kemarin. 


Kendati satu sembuh, terjadi penambahan dua kasus positif corona di kabupaten pecahan Lampung Barat itu. Dua itu hasil swab dari delapan orang yang reaktif saat 71 OTG dirapid test.

"Sementara hasil berdasarkan hasil swab itu juga dua warga lainnya dinyatakan positif terpapar Covid-19," ucap Tedi.


Menurut Tedi, tambahan dua warga yang dinyatakan positif tersebut merupakan orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 sebelumnya yang berasal dari Kecamatan Waykrui dan Pesisir Selatan. 

"Tambahan dua warga yang dinyatakan positif itu yakni teman dari FP (13) warga Pekon Ulukrui Kecamatan Waykrui dan kakak kandung AR (19) warga Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan. FP dan AR merupakan santri Pondok Pesantren Temboro, Magelang, yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19," terang Tedi.

"Dengan demikian jumlah positif Covid-19 di Pesibar saat ini sebanyak empat orang, sedangkan satu orang dinyatakan negatif atau sembuh," sambungnya.

Sebelumnya pihaknya melakukan rapid test terhadap 81 orang yang diduga melakukan kontak langsung dengan tiga orang positif Covid-19. Hasilnya, delapan orang mengarah ke reaktif. 

"Dan setelah dilakukan swab dari delapan orang tersebut, dua diantaranya dinyatakan positif," jelasnya.

Masih kata Tedi, saat ini empat orang positif Covid-19 dimaksud berikut dengan keluarganya sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri secara patuh. "Kami juga sudah meminta tim gugus tugas baik kecamatan maupun pekon, untuk melakukan pemantauan secara ketat," tegas Tedi.

Tidak hanya itu, pihaknya juga dipastikan akan melakukan langkah-langkah lainnya seperti melalukan tracking terhadap orang-orang yang berkemungkinan melakukan kontak langsung dengan keempat orang positif Covid-19 itu untuk dilakukan rapid test. 

"Kami juga membuka diri bagi siapa saja masyarakat yang merasa dirinya sudah melakukan kontak dengan keempat orang itu, agar dilakukan tindakan sesuai protokol Covid-19," tuturnya.

Tedi juga terus mengimbau masyarakat Pesibar untuk tetap tidak panik dengan bertambahnya warga yang dinyatakan positif itu.

"Intinya kita harus tetap mematuhi imbauan pemerintah, tidak perlu keluar rumah jika tidak terlalu mendesak, jaga jarak, gunakan masker, dan selalu menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," pungkasnya.

 (ers/esa/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya