Pengunjung Pasar Liwa terciduk kamera wartawan tak kenakan masker di hari pertama penerapan New Normal, Selasa (2/6). Foto: ist for JPNews

LIWA, JPNews-Hari ini, Selasa (2/6) hari pertama penerapan tatanan hidup baru (New Normal) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), utamanya di pusat perdagangan, pasar.

Namun dalam penerapan di hari pertama ini masih banyak ditemui masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan corona dalam menjalankan New Normal. Salah satunya, yakni masih ditemui masyarakat yang rendah kesadaran untuk menggunakan masker di tempat umum. Walapun, masker merupakan salah satu alat pelindung diri (APD) yang diwajibkan dalam menjalakankan protokol kesehatan  Covid-19 pada pelaksanaan New Normal.

Ketidakdisiplinan masyarakat ini terlihat di salah satu tempat yang dijadikan pilot project (proyek percontohan) Pemkab Lambar dalam menerapkan New Normal, yakni, Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit. Dimana, di pasar tersebut masih ditemui beberapa pengunjung dan pedagang yang tidak menggunakan masker. 

Salah satu pedagang, Joni Setiawan (28) warga Simpang Sender, Ogan Kemering Ulu Selatan (Okus), Sumatera Selatan (Sumsel) mengatakan, dirinya merasa risih dan tidak nyaman saat menggunakan masker. Dasar, itu yang membuat dirinya menanggalkan maskernya. Walapun, sebenarnya dirinya mengetahui Lambar telah menerapkan New Normal yang dimulai hari ini.

"Masker ada mas, tapi tidak dipakai karena ribet dan pengap. Saya tahu apa saja protokol kesehatan yang ditetapkan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak dengan pembeli," ucapnya.

Sementara pedagang lain, Wiwin (34) mengatakan, dalam persiapan menuju new normal, pemerintah telah melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan yang harus ditaati dan dilaksanakan baik pengunjung maupun pedagang pasar.

"Sudah ada himbauan dari pemerintah seperti Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Pol-PP dan Dinas Perhubungan terkait penerapan protokol kesehatan. Dan memang ada sanksi jika pedagang tidak mematuhi. Jika tidak mengikuti protokol kesehatan akan dikeluarkan dari pasar dan tidak boleh berjualan lagi," ungkap Wiwin.

"Saya sih berharap pengunjung dan rekan-rekan sesama pedagang untuk taat dalam memakai masker dan menjaga jarak. Karena kita tidak tahu siapa yang bisa menularkan, siapa yang sakit dan tidak kita tidak tahu," lanjut Wiwin menambahkan.

Di lain pihak, Kepala Pasar Liwa, Novian Saputra mengungkapkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pengunjung dan pedagang pasar untuk mematuhi peraturan atau protokol kesehatan dalam realisasi new normal.

"Kita sudah lakukan sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung pasar, dan juga kita telah membatasi pintu masuk dengan memfasilitasi sebanyak empat tempat cuci tangan," jelas Novian.

BACA JUGA: Lambar Berlakukan New Normal Pekan Depan! Pilot Project 2 Pasar, Pelanggar Bakal Disanksi

Novian juga menuturkan, jika pengunjung dan pedagang tidak mematuhi aturan atau protokol kesehatan yang telah ditentukan, akan dikenakan sanksi.

"Seperti contoh jika pedagang tidak taat akan kita larang untuk berjualan di Pasar Liwa ini ke depan," tukasnya. 

Belum ada pernyataan pihak berwenang terkait hal itu.

(dri/esa/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya