Pemkot Kendari menggelar rapid test massal, Kamis (21/5).

JPNews - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar rapid test massal di setiap keramaian, seperti di tempat perbelanjaan, pelabuhan dan perbatasan, Kamis (21/5).

Di pusat perbelanjaan, Lippo Mall, 100 sampling tes dilakukan.

Wali Kota Kendari H Sulkarnain K turun langsung memimpin rapid test tersebut. Ia tampak didamping Dandim 1417/Kendari, kadiskes, ketua IDI.

Wali Kota Sulkarnain mengatakan, rapid test yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk kesungguhan menangani coronavirus dan bagian dari memberikan perlindungan kepada masayarakat.

Bahkan pihaknya punya cara unik. Sebab, bagi yang reaktif dipasang tanda di pergelangan tangan, gelang, sebagai tanda yang bersangkutan harus melakukan isolasi mandiri dan melapor ke diskes setempat untuk melakukan test swab.

Jika hasil test swab positif yang bersangkutan harus dirawat di rumah sakit.

Selama menggunakan gelang, penggunanya akan terus di kontrol oleh protokol dinas kesehatan dan mereka juga harus melaporkan kondisi kesehatanya setiap hari. 

Kemudian gelang yang dikenakan di pergelangan tangan itu terhubung langasng dengan aplikasi yang telah dibuat oleh Pemko Kendari.

Ini salah satu upaya membantu petugas kesehatan dalam menyuplai pangan dan kebutuhan pokok lainya si pengguna gelang selama menjalani isolasi mandiri.

"Kegiatan ini merupakan upaya maksimal yang di lakukan oleh pemkot untuk bisa mengatasi rasa kejenuhan masayarakat, termasuk menepis stigma negatif yang berkembang jika pusat perbelanjaan diberi kebebasan. Kami tegaskan pusat perbelanjaan dan pengunjungnya tetap dikontrol dan tidak lepas dari pengawasan," tuturnya.

(der)

 

Komentar

Nusantara Lainnya