JPNews - Dalam masa pandemi virus Corona atau Covid-19, dan angka penyebaran kasus Corona makin mengkhawatirkan. Hal ini disadari Sekolompok pemuda di Sukabumi, Jawa Barat untuk memberikan kontribusi dengan menyumbang banyak alkes.

Komunitas yang digawangi oleh pemuda memang banyak. Namun, ada keunikan dan diferensiasi tersendiri bagi Komunitas Pejuang Sukabumi ini. Berbeda dengan yang lainnya. Hal ini disadari Komunitas Pejuang Sukabumi untuk memberikan kontribusi dengan memberikan bantuan alkes, mulai ratusan APD dan perlengkapan medis lainnya seperti masker, sarung tangan medis, sarung tangan medis, serta hand sanitizer.

"Tenaga medis jadi prioritas dibantu karena kami anggap sebagai barisan terdepan yang berjuang melawan penyebaran Covid-19," tuturnya kepada JPNews, Selasa (5/5).

Menurutnya, tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani Covid-19 akan kami terus dukungan dengan pendistribusian beragam bantuan. "Satu di antaranya adalah Alat Pelindung Diri (APD), tenaga kesehatan sangat memerlukan APD ketika menangani para pasien," ujarnya.

"Disamping itu, Kami berinisiatif mencari dulu informasi unutk memastikan eksekusi pemyaluran agar APD dipastikan tepat sasaran dan tepat guna," tambahnya.

Lanjutnya, terkait bantuan tersebut, ada banyak donatur yang memiliki niat baik untuk membantu, namun terkadang belum tahu apa saja bagian dari APD hingga bingung akan mendistribusikan bantuan ke mana.Sejauh ini pihaknya sudah memberikan ribuan masker, sarung tangan medis ke sejumlah rumah sakit di Sukabumi seperti antara lain RSUD Syamsudin SH, Assiyifa, Kartika, Ridhogalih, Hermina, Al-Mullk, Klinik Permata, Pangrango, RSUD Sekarwangi, RSUD Palabuhanratu,RSUD Jampang Kulon, dan Puskesmas Caringin.

"Setiap rumah sakit jumlah bantuan berbeda-beda, diantaranya, bantuan baju hazmat, masker, sarung tangan standar medis dan hand sanitizer. Semoga para tenaga medis tetap semangat dan terus diberikan kesehatan sehingga bisa melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya juga memperhatikan nasib masyarakat umum seperti kalangan driver ojek online dan petugas kebersihan, hingga pekerja harian yang terkena imbas pandemi Covid-19.

"Bantuan itu berupa kebutuhan sembako. Yuk mari kita berbagi dengan sesama dimasa pandemi ini,” pungkasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya