Ist

JPNews - Pelaksanaan lelang proyek Perencanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah I yang bersumber dari Dana APBD Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2020 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten setempat yang dikhabarkan berpolemik memasuki babak baru.  
 
Para peserta lelang yang merasa dirugikan akibat regulasi panitia lelang mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Selasa (28/4).  
 
"Ya kami datang kesini (Kejati -red) untuk melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan panitia lelang proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran karena regulasi yang dibuat merugikan saya dan peserta lelang lain," ungkap Eri Yuliadi.  
 
 
Dijelaskan, dirinya mengakui menemui pihak Kejati untuk meminta pendapatnya dan apa-apa saja yang harus dilengkapi untuk melaporkan dugaan tidak adilnya pelaksanaan lelang.  
 
"Saya dan rekan saya sesama peserta menanyakan kelengkapan data untuk melaporkan secara resmi ke Kejati, Insya Allah dalam beberapa hari berkas laporan lengkap untuk kita laporkan secara resmi dugaan permainan lelang proyek ini," jelasnya.  
 
"Saya melaporkan hal ini untuk menimbulkan efek jera jika ada oknum yang bermain dalam pelaksanaan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran," timpalnya.
 
 
 
 (ran/ram)

 

Komentar

Lampung Lainnya