TOP 0 Ekonomi

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan pemantauan kesiapan Pelabuhan Panjang, Selasa (7/4). Foto: istimewa

JPNews - Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Kota Bandar Lampung, memastikan aktivitas ekspor di plabuhan itu terus berjalan di tengah pandemi Covid-19

Kepala KSOP Panjang Andi Hartono saat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan pemantauan kesiapan Pelabuhan Panjang, Selasa (7/4), seperti dilansir dari Medsoslampung.co (jaringan JPNews.

Andi menegaskan jika Pelabuhan Panjang tetap beroperasi dan tidak ada larangan untuk ekspor.

“Kami tetap beroperasi tidak ada larangan untuk ekspor, semua standar protokol kesehatan kami lakukan disini. Insya Allah semua tetap berjalan disini, kita beri semangat kepada teman-teman, tidak boleh sampai menghambat logistik, semua harus lancar dan berjalan,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi terkait penanganan Covid-19 sejak Januari lalu. Protokol kesehatan yang harus ditaati adalah, anak buah kapal (ABK) dilarang turun ke pelabuhan.

Selain itu, disiapkan zona karantina sebelum kapal yang akan sandar di dermaga. Zona tersebut berjarak empat mil dari titik pelabuhan.

“Kita sudah membuat surat edaran dan SOP kesepakatan semua stakeholder yang ada di Pelabuhan Panjang karena ini untuk kebaikan kita semua,” jelas 

Salah satunya, Andi menegaskan bahwa KSOP melarang ABK untuk turun di Pelabuhan Panjang. “Saya larang semua ABK turun di Pelabuhan Panjang dari semua kapal, untuk kebutuhan ABK itu bisa dilayani dari agen,” katanya.

(mlc/JPN)

Komentar

Ekonomi Lainnya