JPNews - Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyiapkan anggaran untuk sebesar Rp. 8 Milyar untuk penanggulangan Covid-19 yang ada di kabupaten setempat. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Minggu (5/4). 

"Ya, untuk penanganan Covid-19, kita sebelumnya telah menyiapkan Dana Siap Pakai (DSP) yang sebelumnya memang telah kita anggarkan sebesar Rp 3 milyar lebih, kemudian karena ada kebijakan Pemerintah pusat untuk melakukan realokasi anggaran untuk kegiatan yang belum prioritas seperti perjalanan dinas, makan dan minum rapat dan yang lainnya untuk penanggulangan Covid-19, sehingga terkumpul Rp5,2 Milyar jadi total yang kita siapkan sebanyak Rp 8 milyar lebih," ungkap dia. 

Menurutnya, anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan penanggulangan Covid-19. "Semua jajaran baik itu Pemkab Pesawaran, TNI dan Polri, semua sudah turun baik itu memberikan himbauan untuk melakukan Social Distancing, serta penyemprotan Desinfektan disejumlah fasilitas umum serta penyediaan Alat Pelindung Diri (APD)," ujarnya. 

Disinggung terkait ketersediaan APD, dirinya menyatakan Pemkab Pesawaran terus berupaya untuk tetap menjaga ketersediaannya. 

"Terkait APD, Hand sanitizer, cairan desinfektan dan masker, ini sebenarnya kan memang menjadi masalah nasional karena semua daerah membutuhkan sedangkan stoknya terbatas, makanya kita selalu mencoba untuk mendapatkannya," tutur dia. 

Sementara itu, juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran Dr. Aila Karyus memastikan jika ketersediaan APD cukup. 

"Untuk APD itu kan meliputi pakaian, sepatu, masker, kacamata Google dan sarung tangan kita yakinkan cukup, tapi karena barangnya ini kan datangnya bertahap jadi kita distribusikan itu juga bertahap, karena kita tahu saat ini kebutuhan APD cukup tinggi, tapi kita pastikan cukup," ucapnya. 

Ia pun menerangkan bahwa sampai dengan saat ini pihaknya masih terus mendistribusikan APD kepada sejumlah fasilitas kesehatan Pemerintah. "Dari kemarin sudah kita mulai distribusikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit kita, tapi secara bertahap, kalau datanya kurang lebih ada 200 APD yang sudah kita kirimkan ke fasilitas kesehatan," tutup dia. (snd/ram)

Komentar

Lampung Lainnya