JPNews - Di tengah pandemi virus corona Covid-19  terus meningkat. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya untuk mencegah Covid-19. Di antaranya dengan melakukan penyemprotan disinfentan khusus Vetaquat  secara mandiri di lingkungan dan rumah warga serta fasilitas umum, seperti masjid.

Hal itu seperti yang dilakukan warga Perum Nirwana Graha (PNG) Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Para warga tersebut secara bergotongroyong melakukan penyemprotan disinfentan di daerah mereka.

"Kami berembuk awalnya dari WhatsApp grup untuk dilakukan penyemprotan sekitar PNG, mulai dari pagar rumah, mobil, motor hingga pintu rumah semua warga kita semprot," kata salah seorang warga PNG, Muksin Badrussalam kepada awak media, Senin (30/3).

Lanjutnya, penyemprotan ini akan dilakukan seminggu dua hingga tiga kali, kendaraan yang masuk ke PNG dari luar daerah akan disemprot dengan memberitahukan kepada jajaran DKM Masjid Al-Mumtaz yang setiap hari akan menyediakan cairan desinfektan,  Karena posisi Masjid berdekatan dengan pintu masuk.

DIketahui warga PNG mendapat informasi dari pihak Kelurahan bahwa sekitar PNG, warga Kampung sebelah, ada enam orang kemungkinan dengan status Orang Dalam Pengawasan (ODP). Berdasarkan informasi yang didapat warga ke enam orang tersebut ada yang dari luar negeri dan luar kota.

 "Waspada perlu, setelah mendapat informasi tersebut makanya kami selaku jajaran DKM mengimbau terus masyarakat tetap dirumah saja apabila tidak ada kepentingan mendesak, dengan tetap jaga kesehatan dan pola hidup bersih," tegasnya.

Sementara itu, Lurah Dayeuh Luhur, Sudrajat saat dihubungi via telepon seluler membenarkan ada enam warganya yang baru pulang baik dari luar negeri maupun luar Kota.

“Ya ada satu orang dari Singapura, satu orang juga dari Colombia, tiga orang dari Jakarta dan satu orang dari Surabaya. Dua orang dengan keterangan sakit panas yang kini kondisinya dirumah dan sudah melapor ke pihak Puskesmas setempat,” bebernya.

"Kami menerima laporan melalui ketua RW setempat, untuk yang sakit kondisi sedang menunggu pemeriksaan dari Puskesmas setempat, semoga saja hasilnya negatif dan lekas sembuh," tutup Sudrajat.

Tercatat, hingga Senin (30/3), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Sukabumi terus meningkat. Terdapat 116 orang dengan rincian 66 masih dalam pemantauan dan 50 selesai pemantauan.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) totalnya 16 pasien. Dari jumlah itu, yang masih dalam pengawasan atau dirawat 13 pasien dan selesai dinyatakan sembuh 3 pasien.  Untuk jumlah positif Corona di Kota Sukabumi aman dari virus corona. Tidak ditemukan satu pun warga yang positif terkena virus corona.(drw)

Komentar

Jabar Lainnya