JPNews – Selama pandemi virus Corona atau Covid-19, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil ) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mulai mengambil langkah antisipasi terkait dengan kegiatan berkumpulnya banyak orang.

Salah satunya dengan menutup pelayanan Program Sijempol (Jemput Bola Pelayanan) dengan mobil keliling, maupun membatasi pelayanan pengurusan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil.  Hal itu dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“Untuk sementara waktu menutup pelayanan program Sijempol sejak dua minggu yang lalu, dengan adanya kebijakan dari pusat tidak boleh berkerumun kita tidak melaksanakan. karena pedemi corona ini sangat luar biasa, kita tunda sampai mungkin mudah-mudahan lebih cepat setelah itu kita akan running lagi program Sijempol,” papar Kadisdukcapil Kota Sukabumi Kardina Karsoedi kepada JPNews, Senin (30/3).

Kardina menjelaskan,  terkait di tutupnya layanan Sijempol, ada lonjakan ketika awal saja, pertamanya kita melayani di kantor Disdukcapil kenaikan sampai 200%. Namun setelah kita sosialisasikan melalui layanan WhatsApp, semakin kesini semakin berkurang  yang datangnya. Dan permintaan melalui layanan WhatsApp semakin meningkat.    

“Kita coba untuk memperkenalkan pelayanan online, yang belum beradaptasi dengan pelayanan online, kita coba bantu terangkan,” ungkapnya.

Menurutnya, mungkin masayarakat sudah terbiasa menggunakan aplikasi WhatsApp, hanya belum terbiasa saja menggunakan layanan yang nomor WhatsAppnya sudah kita siapkan.

“Kita akan terus mengajak masyarakat untuk bisa menggunakan teknologi  yang cukup sederhana, layanan melalui WhatsApp ini, untuk bisa dimanfaatkan layanan administrasi kependudukan ,” terangnya.

Lanjutnya, sejak Sabtu (28/3) lalu, himbau dari pak wali kota, bahwa pelayanan tetap ada. Hanya kami melihat kondisi masyarakat tetap terus berdatangan ke kantor Disdukcapil. Jadi kami melakukan jam pelayanan dari jam 08:00 sampai 11:00 WIB, Itu merupakan pelayan untuk pengambilan dokumen. Tetapi untuk pelayanan fasilitasi secara online dari mulai jam 08:00 sampai jam 15:00 WIB.

“Sementara pelayanan di kecamatan kita off kan biar terpusat di Disdukcapil saja, dan pegawai disini di rolling secara bergiliran,” pungkasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya