TOP 0 Politik



JPNews - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) gelar seleksi bakal calon kepala Desa (Calkades) tahun 2020 di Hotel Santika, Cikarang Selatan, Minggu (15/3).

Ada 12 bakal calon Kades yang mengikuti seleksi. Mereka berasal dari dua Desa, yakni Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia 6 orang, dan dari Desa Tanjungsari Kecamatan Cikarang Timur 6 orang.

Kepala DPMD Kabuapten Bekasi Ida Farida mengatakan,  kegiatan seleksi bakal calon kepala Desa ini tentunya suatu tahapan yang harus di tempuh sesuai dengan peraturan Bupati Bekasi Nomor 48 Tahun 2019,  tentang perubahan atas peraturan bupati nomor 5 tahun 2018 tentang petunjuk pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Bekasi. 

“Kepada tim seleksi bakal calon kepala Desa agar dapat bekerja secara maksimal, dengan menjaga netralitas dan profesionalisme sesuai dengan tugasnya masaing-masing. Sehingga tahapan seleksi bakal calon kepala desa dapat berjalan dengan lancar dan terarah,” kata Ida kepada JPNews, Minggu (15/3).

Lebih jauh Ida mengatakan, kepada panitia pilkades dan Pj. Kepala Desa agar senantiasa berkoordinasi dengan unsure muspika dalam melaksanakan tahapan-tahapan pemilihan kepala desa sehingga terciptanya pilkades yang damai dan kondusif.

Seperti di ketahui, pemilihan calon kepala desa tahun 2020 di ikuti 16 desa dengan anggran Rp 5 Miliar. “Jadi dari 16 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak 2020, masing-masing mendapat bantuan keuangan Rp 300 juta sampai Rp 400 juta, Kalau Pilkades Serentak 2018 lalu itu asumsi anggarannya Rp 20 ribu untuk satu pengguna hak pilih setiap desa. Kalau 2020 kita usulkan menjadi Rp 25 ribu per pengguna hak pilih setiap desa,”ucapnya.

"Di Kabupaten Bekasi sebenarnya ada 17 kepala desa yang masa jabatannya habis pada 2020 mendatang. Namun, satu desa yakni Desa Setiaasih, Tarumajaya, mengajukan perubahan status menjadi kelurahan sehingga pilkades di Desa tersebut ditiadakan," tandasnya. (Adv)

Komentar

Politik Lainnya