Ketua Fraksi PKS Bersatu DPRD Lam-Bar, Nopiyadi

JPNews - Menyikapi semakin meluasnya virus corona jenis baru (Covid-19), Ketua Fraksi PKS Bersatu  DPRD Kabupaten Lampung Barat Nopiyadi, meminta Pemerintah Daerah untuk memberikan perhatian serius kepada petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi virus yang menjadi pandemi global itu.  

Mengingat, kata pria yang karib  disapa Nopi itu, petugas medis adalah yang paling beresiko terpapar virus saat melakukan pemeriksaan awal, baik ODP ataupun PDP virus corona atau Covid-19. 

"Petugas medis Covid-19 memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat," ujar Nopi, Sabtu (21/3).  

Sekretaris DPD PKS Kabupaten Lampung Barat ini menambahkan, selayaknya seluruh petugas medis diberikan perlengkapan Alat Perlindungan Diri (APD) yang memadai serta Insentif tambahan. 

 "Mereka yang paling beresiko terpapar, lindungi mereka dengan APD dan perlengkapan yang memadai dan pikirkan juga insentif tambahan" kata dia. 

Sedangkan untuk mempercepat penangan COVID-19, Pemda Lampung Barat dapat menggunakan anggaran belanja tidak terduga dalam APBD Lampung Barat tahun anggaran 2020 senilai 2 M lebih. Terbitnya Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 dapat dijadikan payung hukum. 

"Berdasarkan Permendagri 20/2020, yang menjadi dasar hukum. Pemda Lampung Barat dapat menggunakan belanja tidak terduga yang ada di APBD sebesar Rp 2 M lebih. Tentu besaran yang digunakan kita akan mendengarkan terlebih dahulu rencana Pemda. Kan belum tentu kebutuhannya sebesar itu, bisa kurang bisa lebih, kita tunggu perencanaan dari Pemda," kata Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Barat tersebut.   

"Upaya keselamatan dan menyelamatkan manusia menjadi prioritas alasan penggunaan dana tidak terduga yang ada dalam APBD Lambar Tahun 2020," tutupnya. (mst/Jpn)

Komentar

Lampung Lainnya