Bupati Agus Istiqlal launching Sembako di Pekon Sukarame Kecamatan Ngaras. Foto Erson

JPNews-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar), menggelar launching bantuan sosial pangan sembako Tahun 2020, berupa Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong), oleh Bupati Agus Istiqlal melalui Dinas Sosial (Dinsos).

Kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bekerjasama dengan Bank BRI cabang Krui, kegiatan itu dipusatkan di Sukarame Kecamatan Ngaras, Kamis (27/2).

Disampaikan, Kepala Dinsos, Agus Triyadi, bahwa sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2017 tentang penyaluran BPNT.

Program bantuan sembako adalah program pemberian bantuan sosial kepada keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial, yang diolah oleh pusat data dan informasi kesejahteraan sosial dan ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Transformasi BPNT menjadi program sembako dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan evektifitas program bantuan sosial pangan kepada KPM. 

Dengan perubahan tersebut diharpkan dapat mengurangi beban pengeluaran kpm melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan, memberi gizi yang lebih seimbang kepada KPM, meningkatkan ketepatan sasaran, waktu, jumlah, harga, kualitas, dan administrasi, dan

memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Dinsos merupakan pelaksana bantuan program sembako ditingkat daerah. Tahun 2020 Pesibar memiliki 15.363 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 11 kecamatan yang terdiri dari 116 pekon dan 2 kelurahan se-Pesibar.

"Sejak Januari 2020 sampai dengan Februari, Pesibar sudah menerapkan program ini dan akan segera disalurkan dimasing-masing KPM," jelas Agus Triyadi.

Sementara disampaikan Bupati Agus Istiqlal, bahwa kegiatan launching bantuan program sembako tahun 2020 merupakan perubahan dari BPNT dengan pola KPM melakukan pembelanjaan dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke e-warong yang di tukar dengan sumber karbohidrat, sumber protein hewani, sumber protein nabati, sumber vitamin dan mineral sesuai dengan keperluan KPM di E-Warong.

"Dengan adanya kegiatan bantuan program sembako diharapkan, dapat menyalurkan bantuan sosial pangan sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran," harap Agus.

Jenis sembako yang diterima KPM berupa 10 Kg beras, 12 butir telur, 1 set kacang hijau dan sayur mayur secara keseluruh senilai Rp150 ribu per KPM dalam setiap bulannya.

"Tujuan bantuan ini yakni untuk mengurangi pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan, mrmberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM, dan mrmberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan," pungkas Agus. 

Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda Pesibar-Lambar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, OPD, Kabulog Lampung Utara (Lampura), Pimpinan BRI Cabang Liwa, Kepala unit BRI Krui dan Pasarminggu, camat Ngambur, camat Ngaras, camat Bangkunat, TKSK, peratin Ngaras, Ngambur, Bangkunat, KPM. (ers)

Komentar

Ekonomi Lainnya