JPNews - Inspektorat Kabupaten Pesawaran ingatkan Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, untuk taat aturan dan pergunakan dana desa tepat dan sesuai dengan apa yang direncanakan, Rabu (26/2).


KetuaTim Pemeriksaan, Pengawasan dan Pembinaan Desa Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Tri Ananto menuturkan, Inspektorat akan memeriksa Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) 2019, dan hasil yang tertulis di APBDes harus sinkron. 


"Kita bisa melihat Surat Pertanggungjawaban isinya sudah baik, namun belum tentu sesuai dengan hasil fisiknya, contohnya, di Spj, panjang irigasi 100 meter, tapi di lapangan 95 meter, ataupun sebaliknya, dan itu yang kita cek dan perlu diperbaiki atau ditindaklanjuti oleh kades," terang Tri Ananto saat memberi pembinaan kepada Aparatur Desa Bagelen, di Balai desa setempat. 


Dilanjutkan dia, pemeriksaan kali ini pada intinya bukan untuk mencari kesalahan, Inspektorat bertugas melakukan pembinaan, dan laporan hasil pemeriksaan (LHP) akan diserahkan kepada kades untuk ditindaklanjuti. 


"Dan berdasarkan aturan, 60 hari setelah LHP diserahkan tidak ditindaklanjuti, maka Inspektorat akan menyerahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH), dan itu mudah-mudahan tidak terjadi, dan rambu-rambu seperti ini yang harus dipahami kades agar kedepannya Bagelen bisa menjadi desa yang maju," tutur dia. 


Sementara itu, Yuli Hartono sebagai Wakil Penanggungjawab Lemeriksaan Reguler Desa menjelaskan, Desa Bagelen baru saja mempunyai pemimpin baru, dan diminta seluruh aparatur desa, baik dari BPD, LPM ataupun lembaga yang ada didalamnya dapat mendukung kades agar bisa memajukan desa Bagelen. 


"Bagelen baru saja mendapat pimpinan, jangan ada pikiran saya enggak milih dia, apa saya bukan orang kades, pada intinya itu proses Demokrasi dan harus diterima serta kita dukung demi kebaikan Desa Bagelen," ucap dia. 


Dilanjutkan dia, Kades Bagelen yang baru pun harus merangkul semua elemen masyarakat, baik yang tua dan yang muda untuk memajukan bagelen. 


"Tetapi, jika ada kegiatan yang tidak tepat, jangan ragu mengatakan tidak dan menegur Kades, untuk ke jalan yang baik dan memajukan Bagelen," terang dia. 


Selain itu, ia juga mengatakan jika ada perencanaan yang sebelumnya kurang falid, bisa diperbaiki, dan perlu diperhatikan, bahwa tidak semua dana yang ada di APBDes bisa digunakan untuk membiayai semua pembangunan, dan jika ada yang tidak bisa di cover oleh APBD, dan itu tugas kades mengajukan saat Musrenbang. (snd/ram)

Komentar

Lampung Lainnya