TOP 0 Edukasi



JPNews - Permasalahan anak  kecanduan dengan getged (smartphone) menjadi topik diskusi yang hangat antara para Penggiat Literasi Lampung Barat dengan para Pengelola Taman Baca, Lamban Baca juga Pengelola Perpustakaan Pekon. 

"Kita terpaksa matikan akses internet bila sudah menjelang maghrib, supaya anak anak berhenti bermain dengan hapenya dan kembali kerumahnya masing-masing," ujar Peratin Purawiwitan,
Romli, Sabtu (22/2), saat menerima kunjungan Para Penggiat Literasi di Lamban Baca Mentari Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu.

Sementara, Wakil Ketua Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat Yusmalasari yang memimpin tim penggiat literasi itu berharap para aparatur pekon juga pengelola Lamban Baca serta Perpustakaan Pekon dapat berinovasi menghadapi permasalahan tersebut. 

"Bisa dengan melakukan lomba lomba yang bersifat literasi untuk anak anak seperti lomba meresensi buku-buku bacaan yang mereka baca di lamban baca, lomba mewarnai, juga bisa memberikan hadiah kepada anak anak yang rajin berkunjung ke lamban baca berdasarkan absensi di lamban baca. Jadi inilah seperti harapan Bupati Parosil Mabsus sesuai dengan komitmennya menjadikan Kabupaten Lampung Barat menjadi Kabupaten Literasi, agar Gerakan Literasi ini menjadi sarana edukasi untuk meningkatnya kemampuan sumber daya manusia Lampung Barat, dan Hal tersebut berkorelasi terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat, ini juga yang menjadi arahan Ketua Tim GLD Partnia Parosil Mabsus kepada kita Tim GLD untuk dapat disamapiakn kepada segenap pemangku kepentingan terkait Gerakan Literasi," kata Yusmaasari.

Diketahui, menurut Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kemitraan Tim GLD Lampung Barat, Junaidi Jamsari mengatakan, ada dua kegiatan Para Penggiat Literasi yang dilaksanakan di Kecamatan Kebun Tebu dan Sumberjaya pada Sabtu 22-2-2020 yaitu Pembinaan Lamban Baca dan Kampanye Gerakan Literasi Masyarakat.

"Kami juga memberikan bantuan donasi buku, mayoritas judul bukunya untuk bacaan anak-anak juga untuk ibu-ibu, semoga bermanfaat dalam menambah minat baca para pengunjung," ucap Junaidi Jamsari.

(dri/JPN)

Komentar

Edukasi Lainnya