Foto bersama Kang Jimmy seusai pembahasan koalisi, Senin (17/2).

JPNews - Arah koalisi pertarungan Pilkada Karawang September 2020 mendatang sudah semakin terlihat. Setelah sebelumnya Partai Golkar blak-blakan ingin berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk mengusung calon incumbent Cellica Nurrachadiana, kini giliran sikap politik PKB dan Gerindra yang mulai ditunjukan ke publik.

Bertempat di Resinda Hotel Karawang, Balonbup atau Ketua DPC PKB Karawang H. Ahmad Zamakhsyari dan Ketua DPC Gerindra Karawang Ajang Supandi bertemu dengan para pimpinan parpol yang tergabung dalam Poros Juang (PDI Perjuangan, PAN, PPP, PBB dan Hanura), Selasa, (17/2).

Setelah menggelar pertemuan tertutup selama 3 jam lamanya, Ketua DPC PDI Perjuangan, Taufik Ismail mengungkapkan, pertemuan yang dilakukannya hari ini merupakan pertemuan tiga kekuatan besar antara Gerindra, PKB dan Poros Juang. Menurut Kang Pipik salah satu pembahasan di dalamnya masing-masing PKB, Gerindra dan Poros Juang mengajukan nama (Balonbup dan BalonWabup).

Bahkan Kang Pipik memberikan signal politik mengenai kemungkinan dan rencana adanya koalisi Poros Juang Kebangkitan Indonesia Raya di Pilkada Karawang dengan jumlah 26 kursi di dalam koalisinya.

"Ini sebuah kehormatan bagi Poros Juang, Kang Jimmy mengundang kita. Makanya kita silaturahmi. Kalau berbicara kemungkinan, Poros Juang Kebangkitan Indonesia Rayakan sangat luar biasa. Saya berpikir 26 kursi keren juga ya untuk tanda tangan koalisi ke KPU," tutur Kang Pipik.

Disinggung terkait pertemuan tersebut adanya pembahasan nama H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) sebagai Balonbup, Kang Pipik mengaku belum bisa memberikan penjelasan ke arah sana kepada awak media. Namun diakuinya, nama Kang Jimmy menjadi salah satu pembahasan di dalamnya.

"Saya belum bisa bilang iya atau tidak sekarang. Tapi ke arah sana, ya itu menjadi salah satu pembahasan di dalamnya ," katanya.

Selain itu, disinggung juga terkait H. Jenal Aripin dan dr. Yesi Karya Lianti, dirinya sontak terkejut,  "Waaah.kepo, nanti hasilnya di KPU-lah. Tapi intinya kita senenglah dengan pertemuan ini. Intinya kita bahagia," jelasnya.

"Kami Poros Juang 11 kursi. Kang Jimmy menghargai itu, ada Gerindra 8 kursi, PKN 7 kursi, Jadi 26 kursi. 11 kursi aja luar biasa, apalagi 26 kursi," tegasnya.

Senada dengan pernyataan Kang Pipik, Ketua DPC PBB Karawang, Nurlela Saripin juga mengaku bangga dengan adanya pertemuan antara PKB, Gerindra dan Poros Juang. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan terbentuk koalisi antara PKB, Gerindra dam Poros Juang.

"Ini kebanggaan untuk Poros Juang, ketika ada partai lain ingin bersilaturahmi membahas Pilkada ke depan. Politik ini dinamis. Tidak menutup kemungkinan Poros Juang, Gerindra dan PKB. Memang belum ada keputusan final, tapi akan ada pertemuan selanjutnya," tegasnya.

Sementara, Ketua DPC PPP Karawang, Hj. Lina Sugiharti menuturkan, pertemuan PKB, Gerindra dan Poros Juang ini merupakan pertemuan yang luar biasa. "Saya mengapresiasi dengan kerendahan hatinya Kang Jimmy mengundang kita. Walaupun di dalam pertemuan ini saya masuk dalam pembahasan. Tapi kita mencalonkan tidak mengedepankan ego," paparnya.

"Makanya tadi kita membahas menyamakan persepsi membangun Karawang ke depan seperti apa. Itu poin utamanya. Jadi bukan ego masing-masing siapa yang harus menjadi calon. Itu tadi kita mencair seperti keluarga yang ingin menghadirkan dan membuat sesuatu bagi Karawang ke depan," tutur Hj. Lina Sugiharti.

Sementara di akhir pernyataanya saat diwawancarai awak media, Balonbup atau Ketua DPC PKB Karawang, Kang Jimmy memberikan kode rasa optimisnya untuk maju di Pilkada Karawang 2020 mendatang. "Pastinya akan indah pada waktunya," tandas Kang Jimmy. (Fan/gie)

Komentar

Politik Lainnya