Kolase 6 buku tabungan Simpel yang tampak tak ditandatangani pejabat bank. Dok: JPNews

JPNews - Ternyata, bukan hanya dua buku tabungan simpanan pelajar (Simpel) penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), milik dua anak Yuli, GAS dan FPS, yang dikeluarkan Bank BRI Unit Sukau tanpa cap basa dan tandatangan pejabat bank terkait.


Sebab, setidaknya ditemukan empat buku tabungan Simpel lainnya, juga penerima manfaat PIP, di Sekolah Dasar Negeri 1 Tanjung Raya, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) serupa dengan milik dua anak Yuli.

Sama dengan milik GAS dan FPS yang per Januari 2020 lalu pindah ke SDN1 Babat, Lamongan, Jatim, empat buku tabungan Simpel lainnya juga tak tampak cap dan tandatangan pejabat bank plat merah itu.

Yakni, buku tabungan Simpel milik AR dan RAA. Itu diketahui saat JPNews menyambangi kediaman keduanya di Sukau, Sabtu (15/2).

Dua lainnya tercatat milik SL dan EMN juga warga Sukau dan mengenyam pendidikan di SDN1 Tanjungraya.

Pembuatan buku tabungan milik empat anak itu disebut bersamaan dengan pembuatan buku tabungan milik kedua anak Yuli yang kini pindah ke Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Menurut Ri wali murid dari RAA yang juga mendapatkan PIP merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Dimana, dapat meringankan bebannya selaku orang tua untuk memenuhi keperluan sekolah anaknya.

Mengenai tidak adanya cap dan tanda tangan pihak Bank di tabungan Simpel anaknya sebelumnya tidak ia ketahui.

"Kalau buku tabungan ya tidak ada cap dan tandatangan pihak bank," katanya. 


Sebelumnya, seorang wali murid, Yuli, mengeluhkan dua buku tabungan milik dua anaknya tanpa tanda tangan pihak bank yang mengeluarkan buku bertulis Simpe itu.


(dri/JPN)

Komentar

Ekonomi Lainnya