JPNews - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi menggandeng Polres Sukabumi serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi bentuk Satuan Tugas (Satgas) pengawasan obat-obatan di wilayah hukum Kabupaten Sukabumi yang dapat membahayakan masyarakat.

Kepala BNNK Sukabumi AKBP Deni Yus Danial mengatakan, pembentukan satgas pengawasan obat-obatan di wilayah Kabupaten Sukabumi merupakan komitmen bersama para pemangku kepentingan dalam mencegah maupun menindak para pelaku peredaran obat-obatan ilegal atau tanpa izin.

"Satgas pengawasan obat-obatan dibentuk untuk menekan dan mencegah peredaran gelap obat-obatan yang masuk dalam daftar G atau OKT," papar Deni usai pertemuan tertutup yang digelar di aula vicon Polres Sukabumi, Jumat (14/2).

Lanjutnya, Satgas pengawasan obat-obatan merupakan Wujud Keseriusan pemerintah dalam menanggulangi maraknya penyalahgunaan obat-obatan yang dilarang.

"Tentunya dibentuknya Satgas ini nantinya fokus untuk, pengendalian, pengawasan, dan pencegahan peredaran obatan-obatan. Pengawasan peredaran dan, perdagangan obat-obatan ilegal harus dilakukan dengan, pencegahan semesta secara bersama-sama," pungkasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya