Warga binaan Rutan Kelas II B Kabankahe pascarusuh, Rabu (12/2) sore. Foto: Rekro G Tarigan/ JPNews

JPNews - Pasca kerusuhan di Rutan Klas IIB Kabanjahe Kabupaten Karo  Sumut dan menyebabkan rutan itu terbakar, Rabu (12/2) pukul 12.00 WIB.

15 warga binaan ditetapkan tesangka dalam insiden itu.

"Pada sore hari ini telah ditetapkan 15 orang menjadi tersangka dan bakal tambah lagi  menjadi 20 orang tersangka. Karena lima orang tengah menjalani tahap proses pemeriksaan atas tuduhan melakukan pembakaran dan pengrusakan rutan," ujar Kapolres Tanah Karo melalui Kasat Reskrim AKP Sastrawan Tarigan,  saat dihubungi, Kamis (13/2) sekitar pukul 16.30 WIB.


Ia menjelaskan, tersangka dikenakan pasal 170 KUHP Jo 406 Jo 187 dengan ancaman pidana 10 tahun.

Lanjutnya pemeriksaan terhadap seluruh tersangka terus dilakuakan guna pengembangan untuk mengungkap warga binaan lain yang terlibat dalam pengrusakan fasilitas di Rutan Kabanjahe. 

Dia memastikan proses hukum tetap berjalan. 

"Kami akan melimpahkan kasus ini ke kejaksaan untuk dilanjutkan proses di pengadilan. Ini merupakan pelanggaran tindak pidana, sehingga napi yang ditetapkan sebagai tersangka, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, situasi keamanan dan ketertiban di dalam rutan pasca kerusuhan secara berangsur mulai normal. Kendati demikian, petugas kepolisian masih melakukan pengamanan ekstra ketat di sekitar rutan Kabanjahe tersebut.

(rek/JPN)

Komentar

Nusantara Lainnya