Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja

JPNews - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja angkat bicara terkait hasil pembangunan Gedung Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 3 Karang Bahagia yang dilaporkan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kampus Bekasi (Aksi) ke Kejakasaan Negeri Kabupaten Bekasi, Rabu (12/2 ).

Eka Supria Atmaja menegaskan, terkait persoalan SMP Negeri 3, dirinya akan melihat sejauh mana dengan adanya kerusakan bangunan Gedung Unit Sekolah yang berada di karang Bahagia tersebut.

“Nanti akan kita lihat sejauh mana kerusakannya. Intinya, kita ngak akan tolerir hal-hal seperti itu dan akan menjadi evaluasi buat saya,” tegas Eka.

Selain itu kata Eka, disinggung sangsi yang akan di berikan, dirinya akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam pembagunan Unit Sekolah Baru SMPN 3 Karang Bahagia tersebut baik dinas terkait selaku kuasa pengguna anggaran ataupun yang terlibat lainnya.

“Saya akan tindak tegas terhadap pihak – pihak yang merugikan masyarakat itu, terutama soal kualitas pembangunan yang minim, soal tindakkan tegas pasti ada. Kita lihat dulu sejauh mana kerusakan dan kerugian masyarakat yang ditimbulkan terkait pembanguna Gedung baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia itu,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Senin 10 Februari 2020, puluhan mahasiswa dari berbagai Kampus yang ada di Bekasi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi terkait adanya potensi kerugian Negara dalam proyek pembangunan Gedung Baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Dalam proyek pembangunan Gedung Unit Sekolah Baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia tersebut diketahui dimenangkan lelangnya oleh PT. Ratu Angun Pribumi (RAP) dengan penawaran Rp13.202,776.000 atau 13,2 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp15.273.925.000 atau Rp15,2 milliar dan selesai tahun 2019 kemarin.

Selain anggaran sebesar Rp13,2 miliar ditemukan juga adanya biaya Detail Engineering Design (DED) sebesar Rp270 juta dan jasa Konsultan Pengawas sebesar Rp200 juta. Namun hasilnya bangunan Unit Sekolah Baru yang belum sempat dipergunakan itu mengalami kerusakan dibeberapa bagian Gedung. (Gie)

Komentar

Jabar Lainnya