TOP 0 International

Kabiro JPNews di Lampura Iin Solihin (kiri) foto bersama M Faris Azhar, Minggu (2/2). Foto: JPNews

JPNews - Muhammad Faris Azhar (20) warga Jalan Sriwijaya Gg Wakaf No 32, RT 04 RE 02, Kelurahan Kota Bumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara adalah mahasiswa yang berprestasi.

Ia mendapatkan beasiswa di Universitas Yangzhou Polytechnic Institute, Kota Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China.

Kepada JPNews, Minggu (2/2) malam, pemuda yang karib disapa Faris itu bercerita tentang tempat tinggal dan kampusnya di negeri Panda tersebut.

Di universitas itu, Faris mangambil jurusan Fetrokimical. Ia pulang ke kampung halamannya dan tiba Sabtu (1/2) malam pukul 19.30 WIB.

Pulangnya Faris ke Lampung Utara disambut bahagia oleh pihak keluarga dan teman sejawatnya.

Ia bercerita bahwa Minggu siang ia didatangi oleh pihak dinas kesehatan setempat.

"Siang tadi ada orang mengaku dari dinas kesehatan, mereka datang untuk mengecek suhu tubuh dan tensi darah. Alhamdulillah sehat," ujar faris.

Faris juga menutur bahwa kehidupannya di China baik-baik saja. Dari asrama ke kampus hanya membutuhkan waktu 10 menit saja jika berjalan kaki.

Ia juga tidak merasa kesulitan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, mulai makanan dan beribadah sesuai agama yang dianutnya, Islam.

Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah China yang sudah memberikan beasiswa untuk pendidikannya. Serta pihak KJRI yang sudah memperhatikan ia selama di China.

Faris sudah 18 bulan di China. Kini dia sudah memasuki semester empat.

"Alhamdulillah saya di sana tidak mengalami kesulitan. Untuk biaya hidup makan dan minum tercukupi, untuk listrik, air serta internet sudah ditanggung pihak  tempat saya menuntut ilmu," terangnya.

"Untuk harga makan serta minum tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Masih dalam kata wajar karna mata uang rupiah dan yuan tidak jauh selisihnya, 1 mata uang yuan jika dirupiahkan hanya Rp2 ribu," tambahnya.

Sementara, kakanya, Wardana mengungkapkan jika Faris adalah kebanggan keluarga. Sang adik satu-satunya keluarga yang bisa menuntut ilmu ke luar negeri.

"Sesuai dengan pepatah 'tuntutlah ilmu walau sampai ke negri China'," kutip Wardana.

Masih menurut Wardana, sejatinya Pemerintah Lampung Utara bangga kepada Faris.

"Karena mau tidak mau Faris adalah putra daerah Lampung Utara yang bisa bersekolah di China. Kami berharap Faris dapat mengharumkan nama Indonesia di China dan dapat berguna bagi negara Indonesia ke depan," pungkas Wardana.

(sol)

Komentar

International Lainnya