kolam renang Lembah Bambu kuning

JPNews - Seorang anak SD  berusia sekitar 11 tahun, M Afda tenggelam saat hendak berlatih renang di kolam renang Lembah Bambu Kuning di Desa Abung Jayo, Abung Selatan, Lampung Utara, Sabtu (18/1) sekitar pukul 10.30 WIB.

Diduga korban tenggelam karena belum bisa berenang. Bocah malang itu ditemukan tenggelam di dasar kolam renang itu. 

Berdasarkan informasi yang didapat, putra dari pasangan Isbini dan Siti Fadilah meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi.

Tukiyo (45) salah satu karyawan kolam renang Lembah Bambu Kuning saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, bersama murid lainnya yakni kelas III, IV, V dan VI melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dari sekolahnya SDN I Abung Jayo berenang di kolam Renang Lembah Bambu Kuning.  

“Di lokasi para murid hanya diperbolehkan oleh guru berenang di tempat yang tidak dalam. Akan tetapi karena terlalu banyak murid yang ikut pada kegiatan berenang sehingga tidak semua terkontrol. Kami diminta oleh gurunya untuk membatu mengawasi anak muridnya,” jelas Tukiyo.

Lebih lanjut Tukiyo menjelaskan, salah satu murid yaitu korban berenang di kolam yang dalamnya sekitar 160 cm. Saat itu diketahui oleh penjaga kolam bahwa murid tersebut tenggelam dan dilakukan pertolongan oleh salah satu guru dan diangkat ke tepian kolam.

Setelah di tepian kolam kemudian dilakukan pertolongan pertama lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Ryachudu Kotabumi namun korban meninggal dunia saat perjalanan ke Rumah Sakit.

“Pada saat dipinggir kolam, korban masi hidup, lalu korban langsung dibawa ke rumah sakit,“ terangnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kaur Forensik Polres Lampung Utara, Bripka Untung saat dikonfirmasi usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan bahwa telah terjadi tenggelamnya salah satu pelajar SD di LBK.

Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. Untung mengatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Pada saat dilakukan visum tidak ada tanda-tanda kekerasan, yang saya temukan pada telinga sebelah kanan korban mengeluarkan air. Untuk sementara penyebab kematian korban disebabkan karena tenggelam,” pungkasnya.

(diq/sol)

Komentar

Lampung Lainnya