Proyek Jalan Dinas PKP atau Perkim Lampung 2019 di Lambar tak rampung hingga 10 Januari 2020. Foto: M Sentosa/ JPNews

JPNews - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sebut Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) alias PKP Provinsi Lampung tidak pernah kordinasi terkait proyek peningkatan jalan di Pemangku (Dusun) Landos, Pekon (Desa) Way Emplau Ulu, Kecamatan Balikbukit.

Dimana, proyek senilai Rp4, 491 Miliar yang dimenangkan CV Bangun Karya Pratama itu ternyata terbagi atas dua titik, yakni 1.650 meter berupa Latasir dan 1,5 Km berupa Lapen.

Ironisnya, pengerjaan lapen belum juga rampun hingga 13 Januari 2020.


"Dinas Perkim Provinsi Lampung tidak pernah sekalipun berkoordinasi kepada kami, termasuk lokasi proyek itu,"  ujar Sekretaris Dinas PUPR Lambar, Kamaludin saat ditemui JPNews Selasa (14/1).

Menurut Kamal, pihaknya baru mengetahui tentang adanya proyek dari Dinas Perkim Provinsi Lampung yang berada di Pekon Way Emplau Ulu belum lama ini.

"Kami tau setelah ribut-ribut, kalau ada proyek jalan Perkim di Lambar," kata Kamaludin.

Disebutkan Kamal, meski bukan wewenang daerah biasanya satker terkait tetap berkordinasi dengan Dinas PUPR setempat.

"Ini kan bukan wewenang kita. Tapi, biasanya Dinas selalu kordinasi. Seperti Dinas Bina Marga Provinsi yang selalu kordinasi setiap ada kegiatan di Lambar," terangnya.

Ditanya soal masalah kontrak kerja yang melampaui tahun anggaran, Kamal menyebut, untuk di Lambar semua kontrak kerja hanya dibatasi di tahun anggaran saja. 

Dengan kata lain, bila ada penambahan kontrak kerja dikarenakan terdapat sesuatu hal atau faktor di lapangan masih di tahun yang sama. Terkecuali, bila pekerjaan tersebut terdapat lanjutan pengerjaan di tahun berikutnya.

"Untuk di sini (Lambar) tidak bisa masa kerja melampaui batas waktu tahun anggaran. Tapi tidak tau ya, kalau kegiatan provinsi atau pusat," ucapnya.

Sebelumnya, JPNews mencoba berkordinasi dengan Kabid Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, PUPR Lambar, Ahmad Ahnuh. Namun yang bersangkutan tidak ada di tempat.

(dri/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya